VIDEO: Terkena Pensiun Dini Besar-Besaran, Insinyur Pertambangan Ini Kini Menjadi Seorang Tukang Parkir



Tidak ada yang mengetahui secara pasti nasib seorang manusia. Terkadang ada kalanya di atas dan ada kalanya di bawah. Begitu juga dengan yang dialami oleh seorang kakek bernama Rozikin (74 tahun) yang kini berprofesi sebagai seorang juru parkir di Jalan Jenderal Sudirman (Kampung Katak) Kota Pangkalpinang.

VIDEO: Terkena Pensiun Dini Besar-Besaran, Insinyur Pertambangan Ini Kini Menjadi Seorang Tukang Parkir

Kakek tersebut pun tetap semangat meski kendaraan yang parkir di tempatnya tidak seramai di jalan lain.

Diketahui bahwa kakek Rozikin telah menjadi juru parkir sejak tahun 2002 atau 15 tahun hingga saat ini. Sebelumnya ia merupakan seorang Kepala Tambang Besar di PT Timah Tbk.

"Dulu Kepala Tambang Besar itu setara dengan Insiyur di PT Timah Tbk sekarang," ungkapnya, seperti dikutip dari Bangka Pos.

Di tahun 1994, ia bersama rekan-rekannya mengalami pensiun dini secara besar-besaran sehingga memaksanya untuk mencari alternatif pekerjaan lain.

Sebelum memutuskan menjadi juru parkir, kakek Rozikin terlebih dahulu bekerja serabutan sebagai buruh.

Ketika ditanyakan berapa penghasilan yang didapatnya selama menjadi juru parkir, kakek Rozikin mengatakan bahwa penghasilannya tidak menentu.

"Mulai dari pagi jam 9 kadang kalau ramai pulang sampai jam 9 malam, Sehari setor 10 ribu, penghasilan saya bersih bawa pulang kerumah tidak menentu terkadang Rp 50 ribu per hari," tuturnya.

Tubuhnya yang renta sangat terlihat jelas. Terlebih kakek Rozikin tampak sedang batuk. Meski demikian ia tetap semangat untuk bekerja.

"Kalau saya markir disini, bagi yang parkirnya sebentar tidak saya pungut. Namun, kalau dikasih saya terima. Banyak yang ngomel kalau parkir sebentar tapi diminta bayaran, kadang-kadang juga orang yang baik memberikan lebih kepada saya sambil sedekah." katanya.

Menurut kakek Rozikin, kebanyakan juru parkir di Pangkalpinang berasal dari luar daerah. Meski begitu, ia tetap menekuni profesinya tersebut tanpa sedikit pun rasa malu.

Simak videonya


Lihat Juga:





loading...