Kisah Kakek Renta Penjual Lemang Bogor Yang Sepi Pembeli Ini Membuat Netizen Terharu




Kisah Kakek Renta Penjual Lemang Bogor Yang Sepi Pembeli Ini Membuat Netizen Terharu

Kisah Kakek Renta Penjual Lemang Bogor Yang Sepi Pembeli Ini Membuat Netizen Terharu

Bagi seorang pedagang kecil, bisa membawa sedikit uang untuk keluarga di rumah adalah sebuah rasa syukur yang sangat besar. Begitu pun juga yang dirasakan oleh seorang pedagang lemang yang setiap hari menjajakan dagangannya di Stasiun Bogor.

Meski setiap harinya sejumlah orang datang dan pergi dari stasiun, namun tidak banyak yang memperhatikan kakek renta penjual lemang tersebut. Bahkan mereka lebih memilih segera berlalu dibandingkan harus melihat dagangan apa yang dijajakannya.

Namun beda dengan seorang netizen bernama Novita Anggraini yang memposting kisah penjual lemang Bogor tersebut. Dalam statusnya tersebut ia mengisahkan bertemu dengan penjual lemang yang diketahui bernama Pak Dudung dan berusia 83 tahun. Pak Dudung merupakan seorang warga Kahuripan Bogor yang terbiasa mangkal di depan Mall Matahari Stasiun Bogor.

Pak Dudung sudah melakukan profesinya tersebut sejak 50 tahun yang lalu dimana selain menjajakan, ia juga membuatnya sendiri. Sembari mencari pelanggan, ia beberapa kali mengelilingi daerah yang dianggap ramai dan sesekali mangkal di berbagai tempat.

Namun hari itu, Novita mengamati bahwa tak ada satu pun yang tertarik dengan dagangannya. Bahkan mungkin tidak ada yang mengetahui makanan yang dijajakan oleh Pak Dudung.

Lemang asli Bogor yang dibuat oleh Pak Dudung memang terlihat kering dan diberi cocolan serundeng. Beda dengan lemang Aceh yang tampak berlemak karena dilapisi dengan daun pisang dan dicampur dengan santan.

Novita kemudian memberitahu netizen yang lain bahwa harga dari satu lemang tersebut adalah 25 ribu dan bisa menjadi penganan yang cocok di segala acara. Ia juga memberitahu bahwa jika netizen ingin memesan bisa langsung datang ke rumah Pak Dudung yang berada di Kampung Kahuripan RT 03/05 Kahuripan Bogor. Sementara untuk nomor kontak, ia dan dan keluarganya tidak memiliki alat komunikasi.

Netizen itu pun berharap agar dengan informasi tersebut setidaknya bisa meringankan beban Pak Dudung agar tidak selalu pulang malam di tengah dinginnya Kota Bogor.

Berbagai komentar pun meramaikan postingan dari Novita. Sebagian besar dari mereka mendoakan dan merasa terharu. Sementara yang lainnya merasa penasaran dan ingin bertemu dengan Pak Dudung secara langsung.

Salah satu netizen bernama Indri Permatasari menulis, “Kayanya belum pernah makam lemang bogor.. hii jadi pingin tumbas lah, pak dudung moga laris dagangnya, tetap sehat selalu. Share ah siapa tahu ada yang baca pas lewat sana dan beli lemangnya.. Aamiin.”

Sementara akun Audrey Nathalia menulis, “Dulu jaman sekolah dan ngekost di jembatan merah, pernah beli juga. Dulu mangkalnya di depan pasar depris.”

Baca Juga:


Semoga Allah memberkahi penjual lemang tersebut dan diberi rezeki yang melimpah. Aamiin





close ini