Tak Ingin Salah Persepsi, Pria Muslim Ini Keliling Amerika Dan Ajak Orang Bertanya Tentang Islam

Diposting pada

Memberikan pemahaman atau persepsi mengenai Islam merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Dengan begitu orang lain dari agama berbeda bisa mengetahui bahwa Islam bukanlah seperti yang sering disebutkan oleh media sebagai agama radikal ataupun teroris.

Tak Ingin Salah Persepsi, Pria Muslim Ini Keliling Amerika Dan Ajak Orang Bertanya Tentang Islam
Mansoor Shams ajak orang bertanya tentang Islam (aboutislam.com)

Itu juga yang dilakukan oleh seorang marinir sekaligus veteran perang muslim Amerika Serikat. Setiap harinya ia berkeliling Amerika sembari membawa tulisan, “Aku seorang marinir Muslim AS, silakan tanyakan apa saja.”

“Ada banyak asumsi yang dibuat, ketika orang melihat seorang Muslim,” kata Mansoor Shams, seperti dilansir dari NPR News, Selasa (24/01/2017).

Melalui dialog, Shams berharap bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat sekaligus memahamkan orang terutama non muslim tentang Islam yang sebenarnya.

Shams sendiri bertugas sebagai marinir pada tahun 2000 hingga 2004 dan kini ia memiliki usaha kecil-kecilan serta menjadi pemimpin organisasi pemuda muslim.

Ketika bertemu dengan orang-orang, kebanyakan dari mereka bertanya seputar hukum syariah, hak perempuan dan h0m0s3ksu4litas.

Meski di dalam dialog yang ia adakan banyak menghadapi kesalahpahaman yang negatif, namun ia percaya bahwa hal itu menyebabkan sesuatu yang positif. Karena semakin banyak bertanya, maka orang akan lebih mengetahui tentang Islam.

“Bagi saya, bahkan satu orang membuat perbedaan besar. Karena sekarang ketika orang itu bersama lingkaran teman-temannya, dan jika ada beberapa anti-Islam, semacam lingkungan Islamofobia, saya tahu bahwa dia akan berbicara pada saat itu dan berkata, “Kau tahu apa? Mari kita tidak melukis semua orang dengan kuas yang luas,” kata Shams.

“Jadi saya tidak merasa usaha saya yang terbuang dengan sia-sia. Saya pikir jika saya bisa membuat perbedaan atau mengubah proses berpikir dari satu individu, saya merasa sangat puas,” pungkasnya.

Tak hanya itu saja, Shams juga percaya bahwa meski Trump telah menyebarkan stigma buruk tentang Islam, akan ada yang bisa dilakukan oleh muslim untuk memperbaikinya.


Baca Juga:

Loading...