Mudah Putus Asa Saat Hendak Berdoa Kepada Allah? Atasi Dengan 8 Cara Ini



Salah satu jalan meminta pertolongan Allah ketika dilanda musibah atau kesulitan adalah dengan berdoa. Namun banyak yang merasa bahwa mereka telah lama berdoa dan tidak juga dikabulkan. Alhasil perasaan mereka untuk berdoa pun menjadi tawar dan hampir mendekati keputus asaan.

Padahal sangat jelas dalam Al Qur’an bahwa Allah melarang hamba-Nya untuk berputus asa karena yang mudah berputus asa adalah orang-orang kafir.

Mudah Putus Asa Saat Hendak Berdoa Kepada Allah? Atasi Dengan 8 Cara Ini

“….dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yg kafir.” (Surah Yusuf, ayat 12)

Meski demikian, tidak sedikit yang telah mengetahui keterangan tersebut namun tetap saja mudah berputus asa ketika hendak berdoa. Karenanya berikut kami sampaikan 8 cara untuk mengatasi rasa keputusasaan tersebut sehingga lebih semangat dan yakin dalam berdoa.

1. Allah Maha Mendengar Segala Keluh Kesah Kita

Salah satu sifat Allah adalah As-Sami’ yang berarti Maha Mendengar. Dengan kata lain, allah adalah sebaik-baik pendengar atas segala rintihan atau keluh kesah kita, meskipun hanya diucapkan dalam hati.

Karenanya ucapkanlah nama Allah tersebut sebelum berdoa guna memantapkan keyakinan kita kepada-Nya.

2. Allah Maha Melihat Kesulitan Kita

Ketika kita menangis dan bersedih saat melakukan doa, yakinlah bahwa Allah Maha Melihat sebagaimana salah satu namanya yakni Al Bashir (Maha Melihat). Jika Allah berkehendak, maka apapun masalah yang kita hadapi akan selesai dengan baik. Namun ada kalanya masalah tersebut ditangguhnya agar kita senantiasa terus dekat kepada Allah.

3. Allah Maha Menyempitkan

Ketahuilah bahwa segala permasalahan yang membuat hati menjadi sempit sesungguhnya berasal dari Allah dan Allah pula yang akan melapangkannya lewat sifatnya yakni Al Basit (Maha Melapangkan).

Dengan begitu keyakinan kita akan selalu tertuju bahwa akan ada solusi dan hikmah dibalik semua kesulitan tersebut.

4. Senantiasa Bersabar Dan Tidak Tergesa-Gesa

Jika kepada manusia saja sebuah permintaan harus dilakukan dengan kesabaran dan tidak tergesa-gesa, apalagi kepada Allah. Menurut Prof Madya Dr Wan Maseri Wan Mohd yang merupakan penyebar Teknik Asmaul Husna disebutkan bahwa “Doa adalah penyerahan bukan tuntutan”.

Jadi berdoa merupakan penyerahan segala urusan, bukan menuntut agar semua permasalahan segera selesai.

“Doa kalian akan dikabulkan selama tidak tergesa-gesa. Dia mengatakan, ‘Saya telah lama berdoa, tetapi tidak kunjung dikabulkan.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

5. Menjadikan Shalat Dan Sabar Sebagai Penolong

Sesungguhnya Allah telah memberitahukan bahwa hendaknya seorang hamba menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong.

“Hai orang-orang yang beriman, jadikan sabar dan solat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Surah Al Baqarah, ayat 153)

Ketahuilah bahwa sabar atau Ya Shabur merupakan salah satu nama Allah dalam Asmaul Husna dan akan ada hikmah di dalamnya.

6. Menyibukkan Diri

Keputusasaan dalam diri akan semakin besar kapasitasnya ketika terus menerus memikirkannya sendiri. Karenanya sibukkanlah dengan berbagai kegiatan kebaikan ataupun mendatangi majelis ilmu. Dengan demikian, masalah pun tidak terus menerus mengganggu jiwa dan pikiran.

7. Terus Mendekatkan Diri Kepada Allah

Ketika doa tidak kunjung dikabulkan, maka janganlah mengambil jalan yang justru tidak Allah sukai. Justru berusahalah mendekatkan diri kepada Allah dengan menunaikan segala kewajiban dan ibadah sunnah lain seperti shalat, membaca qur’an atau dzikir.

Meski awalnya terasa sulit, semua itu akan terbiasa jika dilakukan sedikit demi sedikit. Jika pun sedang malas, dengarkanlah ayat Al Qur’an di ponsel sehingga mampu menumbuhkan keimanan agar tetap subur.

8. Mengetahui Proses Dikabulkannya Sebuah Doa

Terkadang orang-orang hanya ingin agar setiap doa yang dipanjatkan segera dikabul. Padahal ada beberapa jalan sebuah doa dikabulkan. Pertama, Allah akan mengabulkan sebagaimana doa yang dipanjatkan. Kedua, doa akan dikabulkan namun menunggu waktu yang tepat menurut Allah. ketiga, Allah akan menundanya di akhirat atau menggantinya dengan perkara yang lebih baik menurut-Nya.

Semoga kita semua bisa menjalani 8 cara tersebut sehingga tidak mudah berputus asa ketika hendak berdoa kepada Allah. Wallahu A’lam

Baca Juga:





loading...