Saudi Perketat Keamanan, Cegah Pengacau Ketika Ibadah Haji Berlangsung




Demi mencegah masuknya pengacau ketika ibadah haji sedang berlangsung, Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah berusaha memperketat keamanan untuk ibadah haji tahun 2016 ini.

Saudi Perketat Keamanan, Cegah Pengacau Ketika Ibadah Haji Berlangsung


Hal ini dilakukan setelah tiga aksi bom bunuh diri terjadi di sejumlah lokasi di Arab Saudi, termasuk dekat kompleks Masjid Nabawi, beberapa bulan lalu.

Selain itu, untuk memperkecil terjadinya insiden jamaah haji terinjak seperti kasus mina di tahun lalu, Saudi juga telah mempersiapkan gelang berteknologi GPS.

Otoritas Saudi telah ditugaskan untuk secara ketat mengontrol arus laju jamaah haji, yang masing-masing diberikan gelang berteknologi GPS.

Gelang tersebut akan membantu otoritas setempat untuk mengidentifikasi tiap jamaah dan mengatur pergerakan mereka.

Dilaporkan, lebih dari seribu jemaah tewas saat ada dua rombongan bentrok di area jalur menuju tempat ritual lempar jumrah dilakukan.

Selain itu, persiapan ketat juga dilakukan untuk menghadapi bencana yang membahayakan keselamatan jamaah haji.

Sebanyak 26 ribu orang tenaga medis, teknisi, dan petugas lainnya telah diterjunkan di Makkah, Madinah, Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Petugas keamanan juga menempatkan sebanyak seribu kamera pengawas di sejumlah lokasi untuk memudahkan pengawasan.

Upaya tersebut dilakukan demi menghindari kecelakaan teknis seperti crane roboh di Masjidil Haram yang terjadi pada 2015 lalu.

Dua bencana yang terjadi pada musim haji tahun lalu itu sempat membuat kemampuan Arab Saudi untuk menjamin keselamatan jemaah dipertanyakan.





loading...

close ini