Harap Diperhatikan! Kemenag Tidak Mendampingi Jamaah Haji Ketika Melaksanakan Umroh Sunnah




Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kementrian Agama Indonesia menegaskan bahwa mereka tidak akan mendampingi jamaah haji ketika melaksanakan umroh sunnah. Mereka mengaku hanya menyediakan fasilitas transportasi bagi jamaah calon haji Indonesia ketika menjalankan umroh wajib.

Harap Diperhatikan! Kemenag Tidak Mendampingi Jamaah Haji Ketika Melaksanakan Umroh Sunnah


"Umroh sunnah urusan pribadi, kami hanya melayani transportasi untuk umroh wajib (red, thawaf ifadhah)," kata Kepala Bidang Transportasi Daker Makkah Subhan Cholid Syafi'udin di halaman kantor Kadaker Makkah usai melakukan simulasi operasional bus shalawat, Ahad (14/8/2016).

Ia pun menyarankan kepada segenap jamaah haji yang berkeinginan melaksanakan umroh sunah untuk menggunakan angkutan umum. Subhan memberi petunjuk agar jamaah menuju arah belakang hotel Intercontinental Dar Attauhid, karena disana terdapat terminal bus Saudi Public Transport Company (Saptco) yang melayani angkutan dari Masjidil Haram ke tempat mengambil miqot terdekat yang berada di Masjid Aisyah atau dikenal dengan nama Tan'im.

Selain di Tan'im, jamaah haji juga bisa mengambil miqot di Ji'ronah dan Hudaibiyah. Bus Saptco bertarif dua riyal atau setara Rp. 7.000. Dan itu tersedia selama 24 jam. Pilihan angkutan lainnya adalah menggunakan taksi dan penyewaan mobil.