Kita Orang Baik atau Tidak? Jawab Sendiri..




Ketika banyak orang heboh dengan pemberitaan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), nama Nabi Luth dan kaumnya sering disebut dan dijadikan hujjah. Saya tertarik untuk mengomentari satu ayat dalam  Al Qur'an yang menggambarkan betapa kaum Nabi Luth yang senang melakukan sodomi dan berperilaku homoseksual (hubungan sejenis) tersebut sangat bersemangat untuk mengusir orang yang tidak sepaham dengan mereka (Nabi Luth) dari wilayahnya.

Kita Orang Baik atau Tidak? Jawab Sendiri..


Allah menyampaikan kata-kata mereka dengan redaksi:

"Mereka mengatakan: Keluarkan mereka dari kampung kalian karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merasa bersih (suci)". (QS. Al-Arof : 82)

Ada beberapa poin penting yang digarisbawahi dalam ayat diatas. Pertama adalah bahwa yang mayoritas kehidupannya berlumur "najis" akan menganggap bahwa najis itu adalah normal sementara suci adalah aib. Kedua, di suatu tempat manapun selalu ada kecenderungan untuk menyingkirkan yang baik dan mengajak orang lain di sekitarnya untuk berbuat yang sama dengan yang apa yang dilakukannya.

Walaupun ada, jarang sekali orang tidak baik gemar untuk mengajak orang lain menjadi tidak baik seperti dirinya, kecuali orang yang tidak baik tersebut memasuki harapan pertaubatan dengan penuh penyesalan. Yang pasti adalah bahwa orang baik akan selalu berharap kebaikan akan menjadi miliknya dan milik semua orang sehingga dia suka mengajak bersama untuk berbuat kebajikan.

Apakah kita ini orang yang jelas-jelas baik atau orang kurang baik atau orang yang jelas-jelas tidak baik, Sesungguhnya bisa kita jawab sendiri dengan mempertanyakan kepada hati masing-masing. Senang atau bencikah kita pada kehadiran orang baik? Senang atau tidak sukakah kita melihat orang lain menjadi baik? Mendukung atau tidakkah kita pada kebahagiaan dan kesuksesan orang lain?

Saya yakin semua sahabat dan saudaraku para pembaca blog ini adalah termasuk golongan orang-orang baik dan semoga senantiasa bernasib baik, diwafatkan dalam keadaan baik dan nantinya dikumpulkan dengan orang-orang baik. Aamiin