Di Bulan Ramadhan, Hindarilah 3 Kebiasaan Yang Membahayakan Kesehatan Tubuh Ini



Bagi yang belum terbiasa berpuasa, menahan lapar dan dahaga sejak waktu Subuh hingga maghrib merupakan perjuangan yang amat berat. Karena itu, bagi sebagian muslim, puasa menjadi alasan berkurangnya semangat dalam beraktivitas di siang hari.

Di Bulan Ramadhan, Hindarilah 3 Kebiasaan Yang Membahayakan Kesehatan Tubuh Ini


Nah, ada beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan oleh sebagian orang di Bulan Ramadhan karena berdampak negatif pada kesehatan.

Konsultan penyakit lambung dan pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Jakarta Dr. dr. Ari Fahrial Syam menerangkan tiga hal si antara kebiasaan buruk tersebut.

Pertama, Makan berlebihan seolah balas dendam setelah lapar dan haus seharian.

Menyantap hidangan berbuka secara berlebihan dengan asumsi menyetarakan akumulasi porsi makan siang dan malam sekaligus merupakan tindakan yang harus dihindari lantaran bisa menaikkan risiko penyakit pada lambung. Dalam keterangan persnya, Ari merekomendasikan agar kaum muslim saat berbuka puasa menyantap makanan dalam porsi sedang saja.

Teknisnya, dimulai dengan porsi kecil makanan ringan untuk membatalkan puasa, kemudian menunggu hingga shalat Magrib usai baru menyantap menu makanan utama. Di samping itu, kita disarankan untuk membiasakan berhenti makan minimal dua jam sebelum tidur agar pencernaan bisa bekerja optimal.

Kedua, Berbuka puasa tidak dengan makan minum tapi malah merokok.

Khusus pagi para perokok, kebiasaan ini ternyata juga menaikkan risiko munculnya masalah pada lambung seperti dispepsia, terutama bagi orang yang memiliki riwayat penyakit maag.

Ketiga, Tidur setelah makan sahur.

Bagi yang belum terbiasa bangun malam, menyempatkan waktu sahur merupakan hal yang berat, dampaknya justru mengantuk saat waktu Subuh, sehingga sebagian orang justru langsung tidur setelah sahur. Kebiasaan ini menurut Ari bisa mengakibatkan asam lambung berbalik arah kembali ke kerongkongan sehingga memunculkan masalah pada saluran cerna atas.

Oleh karena itu, setelah sahur sebaiknya kita jangan langsung tidur, kita tunggu waktu untuk Shalat Subuh dengan berjamaah. Lebih baik lagi bila kemudian kita ikuti kegiatan setelah Subuh di masjid atau mushola terdekat seperti sima'an al-Qur'an, tadarus bersama atau mendengarkan kuliah Subuh.

Baca Juga:





Setelah itu, kerjakan aktivitas di rumah atau berolah raga. Tidur baik kita lakukan setelah matahari meninggi, atau sebelum waktu zhuhur yang disebut qailulah.


loading...