Tanda Kiamat: Gurun Berubah Jadi Kebun Menghijau




Tanda Kiamat: Gurun Berubah Jadi Kebun Menghijau │ Jika mendengar kata gurun, maka yang muncul dalam ingatan kita adalah sebuah dataran tandus, kering dan tidak ada satu pun tanaman yang tumbuh. Namun jika melihat gurun ini, dijamin kita akan tercengang karena gurun pasir yang kering tersebut berubah menjadi lahan hijau dan dipenuhi dengan tumbuh-tumbuhan.

Daerah yang dimaksud adalah terdapat di Jordania bernama Gurun Wadi Rum, berbatasan dengan Arab Saudi. Dahulu kawasan yang biasa disebut Valley of Moon (lembah bulan) ini sangat kering. Akan tetapi dengan sentuhan teknologi pertanian, gurun yang kering pun berubah menjadi hijau.

Tanda Kiamat: Gurun Berubah Jadi Kebun Menghijau
Gurun berubah menjadi lahan hijau
Pemilihan gurun tersebut adalah karena tenyata di bawahnya terdapat sebuah sumber air yang sangat melimpah. Tepat sekitar 30 hingga 400 meter, sumber air tersebut diangkat menggunakan teknologi pertanian bersistem pivot water nozzles (nozel air berputar) yang kemudian menjadi irigasi sistematik untuk tumbuhan yang ditanam di sana.

Tanda Kiamat: Gurun Berubah Jadi Kebun Menghijau
Tumbuh subur dengan sistem Nozel Air Berputar
Selain melimpahnya air dari bawah gurun, penelitian pun menunjukkan bahwa perlu adanya sistem untuk mengurangi suhu di permukaan tanah disebabkan tingkat suhu daerah yang sangat ekstrem.

Alhasil gurun Wadi Rum berubah menjadi lahan hijau yang memiliki bentuk unik seperti bentuk lingkaran yang cukup banyak. Jika dilihat dari atas, fenomena lahan hijau ini sangat menyeramkan karena seperti sebuah bekas pendaratan piring terbang makhluk lain. Namun setelah didekati, berbagai sayuran seperti kentang, tomat dan yang lainnya pun nampak melimpah ruah.

Tanda Kiamat: Gurun Berubah Jadi Kebun Menghijau
Kebun dengan bentuk lingkaran
Meski terlihat memperlihatkan kemajuan yang baik bagi perekonomian maupun dari segi pemanfaatan lingkungan, fenomena berubahnya gurun di tanah Arab menjadi lahan hijau ternyata disebutkan oleh Rasulullah sebagai salah satu tanda kiamat sejak 14 abad lalu.

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ ... حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا

“Tidak akan tiba hari kiamat.. hingga tanah arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai.” (HR Muslim)

Dari keterangan hadist tersebut diketahui bahwa sebelumnya tanah arab memang penuh dengan lahan hijau. Hal ini dikuatkan dengan pendapat para ilmuwan geologi seperti Prof. Alfred Kroner yang menyatakan, “Jika Anda menggali tanah di jazirah arab, maka Anda akan menemukan peninggalan-peninggalan yang menunjukkan bahwa dulunya arab penah menjadi daerah yang subur. Buktinya sangat banyak, diantaranya adalah peninggalan-peninggalan yang ditemukan di bawah bebatuan.”

Tak hanya tumbuh subur dengan teknologi pertanian terbaru, gurun di tanah Arab pun besar kemungkinan akan subur secara alami karena berbagai perubahan cuaca dan iklim yang jarang ditemui sebelumnya. Salah satunya seperti fenomena turunnya salju yang sering muncul di jazirah Arab.

Tanda Kiamat: Gurun Berubah Jadi Kebun Menghijau
Salju turun di jazirah Arab
Berbagai fenomena ini pun dibenarkan oleh Imam Masjidil Haram, Syaikh Su’ud Syuraim yang mengatakan bahwa apa yang diucapkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam benar-benar bersumber dari wahyu Allah Ta’ala.

Dengan sering jatuhnya salju akan berdampak pada munculnya sungai maupun kesuburan tanaman. Dengan begitu Rasulullah benar mengenai fenomena yang terjadi pada akhir zaman.

Salah satu daerah yang sering terkena saju seperti di Tabuk mengingatkan Syeikh Syuraim tentang sabda Rasulullah kepada sahabat Muadz ketika masa perang Tabuk yang berbunyi,

“Kalau umurmu panjang, maka engkau akan melihat tempat ini penuh dengan kebun-kebun.”

Baca Juga:


Semoga berbagai tanda kiamat ini menjadikan kita untuk segera tersadar dan kembali melaksanakan kewajiban kepada Allah yang telah terlalaikan agar nantinya bisa mendapatkan ampunan dan rahmat Allah. Wallahu A’lam





loading...

close ini