JK Imbau Para Santri Menyampaikan Ceramah Soal Pertanian

Diposting pada

Tak hanya sekadar menjadi pemimpin agama di tengah masyarakat, Para santri alumnus pesantren juga harus memberikan kontribusi dalam bidang pertanian dan memperkuat pangan nasional.

“Santri yang ada di pesantren harus dibekali dengan ilmu pertanian yang baik. Kalau dia ke kampung dan ke kota, dia akan mempunyai kemampuan untuk mendorong masyarakat,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla saat mendatangi Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, Maros, Sulawesi Selatan.

Jusuf Kalla

Menurutnya, alumnus pesantren umumnya akan lebih didengar oleh masyarakat. Jika lulusan pesantren menyampaikan pesan masalah pertanian, para masyarakat tentu lebih bisa menerimanya dibanding petugas-petugas pemerintah.

“Kalau ustadz bicara bagaimana cara menanam jagung dan padi, biasanya orang akan mengangguk-angguk. Kalau ustadz itu bicara tentang hal seperti ini tentu akan memberikan contoh-contoh yang baik,” jelasnya.

Jusuf Kalla menekankan kiprah jebolan pesantren yang mempunyai kemampuan di bidang pangan akan sangat membantu pemerintah. Sudah seharusnya pemerintah ikut serta mengulurkan tangannya untuk membantu para santri.

Ia juga menegaskan, bahwa kemajuan semestinya diciptakan dari keseimbangan dunia dan akhirat. Selain terus berdoa dan rajin beribadah, umat Islam khususnya para santri harus memperjuangkan kehidupan di dunia.

Baca Juga: Jusuf Kalla: Memutar Kaset Qur’an Bisa Sebabkan Polusi Suara


“Pada dasarnya kemajuan itu adalah keseimbangan antara dunia dan akhirat, tidak ada kemajuan akhirat tanpa kemajuan dunia, tidak ada amal ibadah baik tanpa kemajuan dua hal itu,” tegas JK.

Sumber: Tribun

Loading...