Di Cina Tes Covid-19 Dilakukan Lewat Dubur, Alat Swab Dimasukkan 2,5 Sentimeter Lalu Diputar 10 Detik

Di Cina Tes Covid-19 Dilakukan Lewat Dubur, Alat Swab Dimasukkan 2,5 Sentimeter Lalu Diputar 10 Detik

Di Cina Tes Covid-19 Dilakukan Lewat Dubur, Alat Swab Dimasukkan 2,5 Sentimeter Lalu Diputar 10 Detik



Selain lewat tenggorokan dan lubang pernafasan, di Cina juga ada pengambilan sampel tes swab Covid-19 lewat lubang dubur. Tes ini diklaim lebih efektif. 


"Test ini lebih sensitif dibanding (pengembilan sampel) di tenggorokan atau nasal swab. Beberapa pasien tanpa gejala umumnya sembuh lebih cepat sehingga jejak virus mulai hilang di tenggorakan mereka dalam tiga hingga lima hari," ujar Dokter Senior dari Rumah Sakit You'an, Li Tongzeng, dikutip dari Radio Free Asia, Rabu (27/1/2021). 


Tongzeng melanjutkan, penelitian terbaru menunjukkan virus COVID-19 bertahan lebih lama di bagian lubang pembuangan atau dubur. 


Oleh karenanya, dokter-dokter memutuskan untuk mengambil sampel di sana untuk meningkatkan tingkat deteksi plus mengurangi kesalahan diagnosis. 


Hal senada disampaikan oleh ahli framasi Beijing, Pang Xinhua. Ia berkata, virus Covid-19 relatif lebih mudah dideteksi pada tinja, karena salah satu gejala penularan virus tersebut adalah diare. 


"Pengujian berdasarkan sampel lendir di tenggorokan dan lubang pernafasan tidak selalu berhasil," ujar Xinhua menegaskan. 


Dikenalkannya tes swab COVID-19 di dubur tak ayal menjadi bahan pembicaraan di Cina. Video-video pasien menjalani tes tersebut viral di berbagai media sosial. 


Kebanyakan Netizen merasa geli dengan metode tes baru. Beberapa bahkan berkata tidak akan pulang saat Hari Raya Imlek karena takut harus menjalani tes yang mereka anggap memalukan tersebut. 


Menurut salah satu video yang beredar, alat swab harus dimasukkan ke lubang dubur sedalam 2,5 sentimeter. 


Setelah itu, alat swab harus diputar beberapa kali selama kurang lebih 10 detik sebelum dikeluarkan dari dubur.

Next article Next Post
Previous article Previous Post