Tak Percaya Jika Terima Telepon Sambil Ngecas Berbahaya, Wajah Pria Ini Berdarah-Darah Akibat Ponsel Buatan China Meledak

Tak Percaya Jika Terima Telepon Sambil Ngecas Berbahaya, Wajah Pria Ini Berdarah-Darah Akibat Ponsel Buatan China Meledak

 

Tak Percaya Jika Terima Telepon Sambil Ngecas Berbahaya, Wajah Pria Ini Berdarah-Darah Akibat Ponsel Buatan China Meledak


Insiden ponsel meledak ketika digunakan saat pengisian baterai (charge) kembali terjadi lagi.


Wajah seorang tekong boat nelayan mengalami luka bakar di beberapa bagian badan termasuk mukanya setelah ponsel yang sedang dicharge tiba-tiba meledak di rumahnya, Kampung Titi Serong, Jalan Dulang, Yan, Sungai Petani, Kedah, Malaysia.


Korban, Muhammad Syawal Md Isa (28), mengatakan peristiwa ini terjadi kira-kira pukul 4 pagi, ketika dia bersiap untuk turun ke laut.


"Saat mendengar dering hape, saya lantas mengambil telepon dan menjawab panggilan itu. Ketika telepon baru diletakkan di telinga, tiba-tiba langsung meledak," katanya.


Syawal mengaku sempat pingsan dan dibawa ke rumah sakit dalam keadaan berlumuran darah akibat kejadian tersebut.


Ponsel buatan China itu dibelinya kira-kira setahun lalu.


Korban pada mulanya dibawa ke RS Yan namun dipindahkan ke RS Sungai Petani untuk mendapatkan rawatan lanjut.


Walaupun mengalami luka serius, Syawal mengaku bersyukur lantaran panggilan itu tidak dijawab oleh dua anak lelakinya yang baru berusia tiga dan empat tahun seperti kebiasaan yang dilakukan mereka.


"Sebelum ini saya pernah membaca kasus serupa, tidak sangka pula kasus hampir sama berlaku kali ini," katanya.


Kepala Dinas Kesehatan Sungai Petani, dokter Norhizan Ismail mengatakan korban mengalami luka bakar dengan serpihan besi terdapat di bagian kanan muka, dada serta tangan kanan.


"Korban juga mengalami cedera pada mata kanan yaitu luka pada kornea mata dan terdapat serpihan benda asing di dalamnya,"


"Selain itu, terjadi pendarahan pada telinga kanan korban dengan gendang telinga pecah akibat ledakan ponsel," katanya.


Next article Next Post
Previous article Previous Post