Yuri Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Pergi ke Pasar

Yuri Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Pergi ke Pasar

Yuri Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Pergi ke Pasar


Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19) Achmad Yurianto menyatakan tidak ada larangan bagi masyarakat pergi ke pasar, termasuk menjelang perayaan Idulfitri 1441 H.

Kendati demikian, Yuri menegaskan warga harus tetap menaati rangkaian protokol kesehatan sesuai imbauan Pemerintah.

"Tidak ada larangan untuk membeli baju yang baru, tidak ada larangan untuk ke pasar, namun tetap dengan etika sesuai protokol kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun adalah cara yang paling bijak," Kata Yuri melalui konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (22/5).

Yuri juga menyatakan pemerintah memaklumi tradisi masyarakat menjelang lebaran yang identik dengan anjangsana dan bermaaf-maafan dengan kerabat jauh-dekat. Namun ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih elok tetap berada di rumah demi membantu negara memutus rantai penularan Covid-19.

Selain itu, Yuri menyebut pemerintah telah melakukan evaluasi dalam beberapa minggu terakhir terkait mobilitas warga. Ia menyadari pergerakan warga yang menjadi faktor utama di dalam penyebaran penyakit tidak serta merta dapat dihentikan, hal itu disebabkan dorongan produktivitas masyarakat.

"Pergerakan sosial, aktivitas sosial keluar rumah, berada di lingkungan, berada di pasar, berada di tempat-tempat pertumbuhan ekonomi misalnya, kemudian melintas batas antar pemerintahan, ini menjadi sesuatu yang tidak mungkin dicegah sepenuhnya," terangnya.

Oleh sebab itu Yuri mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling peduli dan menjaga diri serta keluarga masing-masing. Setiap warga harus memiliki kesadaran proteksi kesehatan dalam rangka menjalani tatanan hidup yang baru di tengah pandemi covid-19.

"Jadi kita harus kembali lagi menjadi produktif, karena inilah yang bisa kita lakukan dalam kaitan untuk menjaga keberlangsungan hidup keluarga kita dan seluruh masyarakat secara garis besar," ujar Yuri. (kha/fea)
Next article Next Post
Previous article Previous Post