Pangdam TNI Nyatakan Dukungan Penuh Dan Sebut Aksi 2 Desember Dilindungi Konstitusi




Dukungan TNI terhadap rakyat untuk melaksanakan Aksi 212 sepertinya bukan berasal dari satu orang saja, melainkan dari jajaran TNI lainnya. Salah satunya adalah dari Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana. Dikatakannya bahwa tidak ada larangan bagi rakyat Surabaya untuk ikut dalam Aksi Damai 212 yang bertujuan untuk mengawal proses hukum Ahok terkait kasus penistaan agama.

Pangdam TNI Nyatakan Dukungan Penuh Dan Sebut Aksi 2 Desember Dilindungi Konstitusi

“Rencana aksi damai dan doa bersama ribuan umat Islam di Jakarta pada 2 Desember 2016 tidak dilarang karena dijamin konstitusi dan undang-undang,” ucapnya di Parade Nusantara Bersatu Makodam Brawijaya Surabaya, seperti yang dilansir dari Republika, Rabu (30/11/2016).

Namun Pangdam berpesan agar para peserta dari Jawa Timur hendaknya menjaga ketertiban dan kenyamanan warga lain. Ditegaskannya bahwa tidak ada upaya apapun dari pihaknya untuk mencegah umat Islam berangkat ke Jakarta.

“Tidak ada pencegahan apapun, namun kami mengimbau tidak perlu ramai-ramai ke sana karena sangat riskan,” lanjutnya.

Meski demikian ia menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada masyarakat karena kebebasan berpendapat dijamin oleh konstitusi.

“Tapi ini merupakan hak masyarakat untuk berpendapat karena dijamin undang-undang,” pungkasnya.

Baca Juga:







loading...