VIDEO: Permasalahkan Aksi Bela Islam Ganggu Ketertiban Umum, Narasumber Ini Tak Berkutik Saat Ditanya Balik




Seorang ulama ataupun kyai seharusnya bisa saling mendukung umat Islam dalam membela kebenaran dan tidak saling menyalahkan, meski berbeda cara. Namun di saat para ulama, Habib dan kyai melakukan Aksi Bela Islam pada hari Jumat kemarin, Kiagus Zaenal Mubarok justru mempermasalahkan aksi tersebut.

Koordinator Forum Komunikasi Istighosah Jawa Barat itu beralasan bahwa Aksi Bela Islam telah mengganggu jalannya ketertiban umum. Ia pun mengambil kaidah ushul fiqih “Dar’u al mafasid muqaddamun ala jalbil masholih” yang artinya menghindarkan kerusakan harus lebih diprioritaskan dibandingkan mendatangkan kebaikan.

VIDEO: Permasalahkan Aksi Bela Islam Ganggu Ketertiban Umum, Narasumber Ini Tak Berkutik Saat Ditanya Balik

Dituturkannya bahwa demo bisa merusak kepentingan umum seperti mengganggu kegiatan rutin masyarakat ataupun jalan yang dipergunakan oleh masyarakat. Diketahui bahwa Kiagus merupakan penggagas Istighosah untuk Negeri yang dilakukan di Masjid Raya Bandung tepat pada tanggal 4 November 2016 dan diikuti lebih dari 1200 orang.

“Kemarin ketika kami melakukan doa bersama itu, pada dasarnya ingin merespon sesuatu yang terjadi, apakah demo itu menjadi sesuatu yang merusak kepentingan umum, misalnya kegiatan rutin masyarakat terganggu, jalan yang seharusnya dipakai masyarakat terganggu,” ucapnya di TV One, Senin (7/11/2016).

“Kepentingan umum itu harus menjadi prioritas utama, karena itu menjadi kerusakan di dalam pelaksanaan apa yang menjadi wacana kita,” lanjutnya.

Ahli Hukum Pidana Teuku Nasrullah yang hadir juga dalam acara tersebut mendapati bahwa Kiagus justru mempermasalahkan demo sehingga ia pun mempertanyakan balik apa yang telah diucapkan oleh Kiagus.

“Begini Pak Kyai, ini menjadi pertanyaan saya nanti karena kalimat-kalimat beliau ini akan saya ajukan pertanyaan. Bagaimana ketika dilakukan istighotsah datang orang ratusan ribu, parkir terganggu di jalan macet, apakah itu nanti kan menyampaikan doa niat baik, seharusnya kan dalam kaidah agama (seperti yang dikemukakan Kiagus, red) mencegah kesulitan lebih diutamakan. Niat baik beliau istighosah, akan macet di mana-mana, apakah tidak mengganggu ketertiban umum juga?” kata Teuku Nasrullah.

Mendengar pertanyaan balik tersebut, Kiagus tidak dapat berkata-kata dan hanya tersenyum. Teuku Nasrullah kemudian menyampaikan bahwa memang dalam aksi kemarin ada sedikit ketertiban umum yang terganggu. Namun jangan demo yang dijadikan masalah.

“Orang kemarin menyampaikan aspirasi memang ada sedikit ketertiban umum yang terganggu tetapi persoalannya Anda lihat bagaimana terjadi itu kemarin. Menurut hemat saya, persoalan ini yang kita diskusikan ini jangan lari kepada aspek demo yang jadi masalah. Jadi muncul persoalan baru sekarang. Nanti ini bahaya akan menimbulkan konflik. Jangan demo yang dijadikan masalah,” pungkas Teuku Nasrullah.

Simak videonya


Lihat Juga:







loading...

close ini