Ngeri! Ini Doa Yang Malaikat Ucapkan Setiap Pagi Untuk Orang Yang Pelit Bin Bakhil




Dalam kehidupan duniawi, terdapat dua karakter manusia ketika mengeluarkan harta yang dititipkan Allah kepadanya yakni ada yang dermawan dan ada yang pelit atau kikir. Mereka yang memiliki sifat kedermawanan sangat senang untuk memberikan sesuatu, entah ketika dirinya berkecukupan ataupun hidup pas-pasan. Sementara mereka yang pelit mengaku hidup hemat dan hanya menggunakan harta tersebut guna kepentingannya sendiri.

Ngeri! Ini Doa Yang Malaikat Ucapkan Setiap Pagi Untuk Orang Yang Pelit Bin Bakhil

Tak hanya dibenci oleh manusia, sifat manusia yang pelit bin bakhil tersebut dibenci pula oleh para malaikat. Bahkan malaikat Allah akan senantiasa mendoakan orang yang pelit setiap pagi dengan doa yang buruk dan mengerikan.

Sifat pelit atau kikir terkadang bisa hinggap pada diri siapapun, meski kadang sifat ini membuat risih orang lain. Jangankan untuk membantu orang lain, untuk dirinya sendiri pun terkadang ia enggan mengeluarkannya.

Selain membawa petaka dalam kehidupan bermasyarakat, sifat pelit juga membawa kebinasaan yang amat menyiksa baik di dunia maupun di akhirat. Salah satunya ketika para malaikat mendoakan orang pelit setiap pagi dengan doa yang sangat mengerikan.

Keterangan ini terdapat dalam hadist Rasulullah riwayat Imam Muslim. Tak hanya mendoakan keburukan bagi si pelit, namun bersamaan dengan itu ada malaikat juga yang mendoakan kebaikan bagi mereka yang dermawan.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah seorang hamba memasuki waktu pagi pada setiap harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya memohon: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi dermawan yang menyedekahkan hartanya.’ Dan satu lagi memohon: ‘Ya Allah, musnahkanlah harta si bakhil (pelit).’” (HR Muslim)

Sungguh betapa mengerikan doa dari malaikat yang datang setiap pagi tersebut. Bukannya harta yang dikumpulkan bisa hemat ataupun bertambah, justru sifat pelit akan menjadikan hartanya musnah seketika.

Pelit sesungguhnya beda dengan hemat dimana hemat memiliki artian berhati-hati ketika menggunakan uang apakah diperlukan atau tidak. Sementara pelit adalah enggan mengeluarkan harta meskipun pada sesuatu yang diperlukan atau bermanfaat.

Jika orang hemat bisa mengendalikan uang, maka orang pelit justru dikendalikan oleh uang. Dalam benak orang pelit, harta yang dimilikinya akan menjadi sumber kebahagiaan jika berhasil dikumpulkan. Sedangkan orang yang hemat tidak selalu menjadikan uang sebagai sumber kebahagiaannya karena memiliki target yang masuk akal.

Sebagai contoh hemat adalah hendak menyicil rumah ataupun menabung guna biaya pendidikan anaknya beberapa tahun ke depan. Lain halnya dengan orang pelit yang justru tak memiliki tujuan jelas dan terkadang rela menyengsarakan dirinya sendiri.

Baca Juga:








close ini