Inilah Yang Pasti Terjadi Jika Sering Meninggalkan Shalat Ashar




Inilah Yang Pasti Terjadi Jika Sering Meninggalkan Shalat Ashar │ Shalat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap umat Islam apapun alasannya. Meskipun begitu, tak sedikit dari mereka yang enggan untuk melaksanakannya. Salah satu yang sering terlalaikan adalah shalat ashar dan tahukah bagaimana konsekuensinya jika hal tersebut sering dilakukan?

Dalam suatu riwayat, Buhairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Barang siapa meninggalkan sahalat ashar, maka terhapuslah amalannya.” (HR Bukhari)

Inilah Yang Pasti Terjadi Jika Sering Meninggalkan Shalat Ashar

Mengapa shalat ashar begitu disinggung ketika lalai dilaksanakan?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah mengatakan dalam Majmu’atul Fatawa, “Terhapusnya amalan tidaklah ditetapkan melainkan pada amalan yang termasuk dosa besar. Begitu juga meninggalkan shalat ashar lebih parah daripada meninggalkan shalat lainnya. Karena shalat ashar disebut dengan shalat wustho yang dikhususkan dalam perintah untuk dijaga. Shalat ashar ini juga diwajibkan kepada orang sebelum kita dimana mereka melalaikan shalat ini. Jadi, siapa saja yang menjaga shalat ashar, maka ia mendapatkan dua ganjaran.”

Sementara Ibnu Qayyim mengatakan dalam kitab Ash Shalah bahwa, “Yang nampak dari hadist, meninggalkan amalan itu ada dua macam. Pertama, meninggalkan secara total dengan tidak pernah mengerjakan shalat sama sekali, maka ini menjadikan amalnya batal seluruhnya. Kedua, meninggalkan pada hari tertentu, maka ini menjadikan amalnya batal pada hari tersebut. Jadi karena meninggalkan secara umum, maka amalnya batal secara umum. Lalu meninggalkan shalat tertentu, maka amalnya batal pada hari tertentu.”

Ternyata memang Al Qur’an dan Hadist telah banyak menyebutkan tentang kejelekan yang dapat menghapus kebaikan, seperti halnya kebaikan yang dapat menghapus kejelekan.

Dalam Al Qur’an, Allah telah menjelaskan bagaimana menyebut-nyebut sedekah bisa menghilangkan pahala dari sedekah tersebut.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).” (QS Al Baqarah 264)

Sementara dalam Surat Al Hujurat, Allah menjelaskan agar jangan bersuara keras kepada orang lain, terutama kepada Rasulullah karena mampu menghapus kebaikan.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari.” (QS Al Hujurat 2)

Oleh karena itu sudah selayaknya bagi kita untuk tidak meremehkan amal kebaikan sekecil apapun, apalagi meninggalkan perkara ibadah yang wajib. Jangan sampai kebaikan yang kita lakukan seharian harus hilang karena meninggalkan satu ibadah wajib saja.

Baca Juga:


Semoga Allah memberi keistiqomahan untuk tetap bisa melaksanakan ibadah karenaNya. Aamiin




loading...

close ini