Sejarawan Saudi: Wanita Amerika Tak Peduli Jika Diperkosa

Diposting pada

KabarMakkah.Com – Seorang sejarawan Arab Saudi Saleh Al Saadoon mengatakan bahwa dirinya setuju terhadap larangan di negaranya yang menyebutkan wanita haram mengemudikan mobil sendirian. Hal tersebut dia ungkapkan dalam stasiun televisi Rotana Khalijiyyah Arab.

Menurut Saleh, perempuan Amerika Serikat berani mengendarai mobil dengan sendirian karena mereka tak peduli jika kejahatan seperti pemerkosaan terjadi pada dirinya.

Sejarawan Saudi
Saleh al-Saadoon – © Daily Mail

“Mereka sama sekali tidak peduli jika diperkosa di pinggir jalan, namun kami sangat peduli akan hal itu” jelasnya.

“Siapa bilang mereka tidak peduli jika diperkosa di pinggir jalan?” tanya si pembawa acara.

“Bagi mereka ini bukanlah masalah besar. Hal itu lantaran moral mereka memang sudah rusak” jawab Saleh. Seperti dilansir dari Merdeka.Com

Menurutnya, masalah yang bersifat sosial dan keagamaan sangat dijunjung tinggi di Saudi.

Di Saudisendiri memang ada larangan wanita tidak boleh mengendarai mobil sendirian di atas batas waktu yang ditentukan dan tidak boleh mengenakan riasan wajah saat mengemudi.

Batas waktu mengemudi mereka hanya dari jam 8 pagi hingga jam 7 malam. Di atas jam tersebut mereka harus bersama dengan anggota keluarga laki-laki. Sementara itu, mereka boleh mengemudikan mobil sendiri jika diizini oleh anggota keluarganya yang laki-laki, entah itu suami, saudara atau anaknya.

Loading...