Innalillahi, Baru 2 Bulan Menikah, Pasangan Pengantin Baru Ini Menjadi Korban Sriwijaya Air SJ-182

Innalillahi, Baru 2 Bulan Menikah, Pasangan Pengantin Baru Ini Menjadi Korban Sriwijaya Air SJ-182

Innalillahi, Baru 2 Bulan Menikah, Pasangan Pengantin Baru Ini Menjadi Korban Sriwijaya Air SJ-182



Kejadian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air pada Sabtu 9 Januari 2021 menyisakan duka yang mendalam.


Pesawat nahas tersebut terbang dengan rute Jakarta-Pontianak dan jatuh di di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.


Sejak dinyatakan hilang kontak, Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182 Secara berangsur menerima kedatangan keluarga maupun kerabat yang tercatat sebagai penumpang pesawat tersebut.


Salah satunya adalah Arya Kharisma Hardy (29).


Arya datang ke posko tersebut guna memasitikan kerabatnya yang bernama Mulyadi P Tamsir tercatat sebagai penumpang dari Pesawat Boeing 737-500.


Usut punya usut, Mulyadi ternyata adalah mantan Ketua Umum HMI Kalimantan Barat.


Arya mengaku hadir di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta, untuk memastikan keberadaan kerabatnya tersebut.


"Tadi saya dengan teman-teman mengecek ke dalam mengenai kepastian 4 kerabat kami,"


"dan mereka (petugas posko-red) mengkonfirmasi bahwa benar dengan nama-nama tersebut itu menjadi bagian dari penumpang yang terbang pada pesawat Sriwijaya Air siang tadi," ujarnya, Sabtu (9/1/2020).


Arya mengatakan, Mulyadi baru menempuh hidup baru bersama sang istri yang bernama Makrufatul Yeti Srianingsih dua bulan yang lalu.


Saat itu lah Arya mengenang pertemuan terakhir dirinya dengan Mulyadi.


"Saya ketemu di Pontianak terakhir kali Sat resepsi pernikahannya di November 2020 kemarin," ungkap dia.


Berdasarkan cerita Arya, Kerabatnya itu menumpang pesawat tersebut bersama sang istri, ibu, dan satu temannya.


Menurutnya, Mulyadi kembali pulang ke kediamannya di Pontianak usai menuntaskan pekerjaannya di Jakarta.


"Mulyadi berangkat pulang ke Pontianak dengan 4 orang. Ada istrinya, ibu mertuanya, dan kerabatnya," ucap Arya.


Ia mengaku tak menyangka saat mendapati kabar akan jatuhnya pesawat yang ditumpangi oleh kerabatnya itu.


Saking tak percayanya, ia memutuskan untuk mengecek langsung ke Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182.


Dan petugas posko pun membenarkan bila kerabatnya menjadi korban dari jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air.


Arya pun mengenang pesta pernikahan korban dan kenangannya saat dirinya dan Mulyadi mengadu nasib secara bersama di Jakarta


"Terakhir saya komunikasi waktu beliau nikah di Pontianak dari situ saya belum sempat bertemu lagi," tuturnya.


Diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 itu hilang kontak usai take off dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta pada pukul 14.36 WIB. (*)

Next article Next Post
Previous article Previous Post