Innalillahi! Tabrakan Beruntun di Jalan Tol, Mobil Polisi Hancur, Sopir Truk Melarikan Diri

Innalillahi! Tabrakan Beruntun di Jalan Tol, Mobil Polisi Hancur, Sopir Truk Melarikan Diri

 

Innalillahi! Tabrakan Beruntun di Jalan Tol, Mobil Polisi Hancur, Sopir Truk Melarikan Diri


Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Jakarta Merak Km 66, Pipitan, Walantaka, Serang, Banten, Ahad (1/11/2020) pagi.



Foto-foto kecelakaan beredar di media sosial. Berdasar informasi diperoleh, kecelakaan ini melibatkan empat kendaraan roda empat. 


Yakni sedan patroli jalan raya (PJR) 1127-15 milik kepolisian, Suzuki Ertiga nomor polisi B 1979 WZB, satu unit mobil derek serta truk nomor polisi B 9507 PYW.


Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun enam orang, termasuk dua Polantas, mengalami luka dan dilarikan ke RS Sari Asih, Kota Serang.


"Telah terjadi kecelakaan beruntun di jalan tol Jakarta Merak KM 66 tepatnya disekitar Pipitan Serang. Akibat kejadian tersebut lalin tol Jakarta - Merak tersendat, info sementara dalam kejadian tersebut korban yang luka ringan dibawa ke RS terdekat. Kejadian sekitar pukul 07:40 WIB," tulis laman Facebook Info Serang seperti dilansir Kabarmakkah.com pada Ahad 1/11/2020.


Berdasar informasi yang diperoleh, awalnya terjadi kecelakaan tunggal mobil Suzuki Ertiga di lokasi. 


Setelah itu, petugas kepolisian datang mengendarai sedan patroli jalan raya (PJR). Petugas kemudian menangani kecelakaan ini dan kemudian datang mobil derek.


Saat mobil yang sedang mengalami kecelakaan itu hendak dievakuasi, tiba-tiba satu unit truk melaju kencang.  Truk kemudian menabrak sedan PJR sehingga hancur.


Setelah menabrak, sopir truk tersebut langsung melarikan diri. Sedangkan sejumlah orang terluka akibat kecelakaan ini. Dua di antaranya petugas kepolisian.


"Jadi anggota lagi melakukan evakuasi Ertiga. Tapi dari arah belakang tiba-tiba kendaraan besar melaju menabrak kendaraan dinas," ungkap Kepala Induk PJR Serang AKP Denny Catur Wardhana kepada wartawan.


Peristiwa kecelakaan beruntun di Tol Jakarta Merak ini juga dibenarkan Direktur Lalu Lintas Polda Banten Kombes Rudi Purnomo.


Kepada wartawan, Rudi menduga sopir mengantuk sehinga menabrak kendaraan di depannya. Dia mengimbau sopir agar menyerahkan diri.


"Untuk penyebabnya diduga sopir dump truk diduga mengantuk, tetapi akan kita selidiki karena saat ini sopir melarikan diri," kata Rudi.


Daftar korban yang pada kecelakaan beruntun ini adalah M Nasan (56), seorang pejalan kaki Subhan (51), Bripda Indra Bayu Aji (21), Aiptu Sapta Digdaya (51) dan Dedi Endang Utami (43).


Next article Next Post
Previous article Previous Post