Cucu Pendiri NU Datangi Habib Rizieq, Ungkap Keinginan Agar NU Dikembalikan ke Jati Diri yang Sebenarnya

Cucu Pendiri NU Datangi Habib Rizieq, Ungkap Keinginan Agar NU Dikembalikan ke Jati Diri yang Sebenarnya

 

Cucu Pendiri NU Datangi Habib Rizieq,  Ungkap Keinginan Agar NU Dikembalikan ke Jati Diri yang Sebenarnya


Cucu pendiri NU sekaligus Sekretaris Jendral Komite Khittah Nahdathul Ulama 1926 (KKNU) Agus Solachul Aam Wahib alias Gus Aam, terlihat mendatangi kediaman Habib Rizieq di Petamburan. 


Dalam pertemuan tersebut Gus Aam sempat mengungkapkan harapannya agar organisasi PBNU kembali kepada khittahnya. 


“Kita akan berjuang, bagaimana kita harus meluruskan ini, PBNU ini, supaya NU kembali ke Khittah, kembali ke jatidirinya ke relnya, kembali ke marwahnya,” ujarnya seperti dikutip dari chanel FrontTV yang dirilis pada 16 November 2020. 


Lebih lanjut dirinya menyebut bahwa pihaknya tidak mau NU dijadikan alat politik atau dijadikan politik praktis oleh orang-orang tertentu dan dikembalikan ke prinsip Jam’iyyah, Diniyyah, Ijtima’iyyah, An Nahliyyah. 


“Kita tidak mau NU dijadikan alat politik atau dijadikan politik praktis oleh orang-orang tertentu, karena NU sekarag ini sudah menjadi plat merah pak, itu artinya dikendalikan oleh pemerintah dan sebagian partai, ini harus dikembalikan sebagai Jam’iyyah, Diniyyah, Ijtima’iyyah, An Nahdliyyah, ” ungkapnya kepada para jamaah yang hadir. 


Sebelumnya, dalam pernyataannya tersebut, Gus Aam juga menyebutkan bahwa KKNU 1926 saat ini sudah di lembagakan atau berbadan hukum sehingga sudah sama seperti PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama). 


“Komite Khittah NU 1926 ini, sekarang sudah dilembagakan artinya sudah berbadan hukum, sudah seperti seperti PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama). Jadi di KKNU ini ada Ketua Umumnya, ada Sekjen-nya, Jadi saya Sekjen-nya, Prof. Dr. Rochmat Wahab itu adalah Ketua Umum kita. 


Diakhir video, dirinya mengungkapkan agar semua pihak bisa memberikan dukungan dan bisa bergabung dengan KKNU 1926. 


“ini mungkin yang ingin saya sampaikan, saya hanya mohon kepada para Kyai, para Habaib, para Ustadz, para guru-guru semua, kita mohon semuanya bisa memberikan dukungan, bisa bergabung dengan Komite Khittah NU 1926,” ungkapnya.

Next article Next Post
Previous article Previous Post