Jelaskan Profil Ngabalin, Wikipedia: Seorang Pembacot dan Tukang Kibul

Jelaskan Profil Ngabalin, Wikipedia: Seorang Pembacot dan Tukang Kibul

Jelaskan Profil Ngabalin, Wikipedia: Seorang Pembacot dan Tukang Kibul



Hal menarik datang dari Wikipedia pada Senin, 19 Oktober 2020. Berdasarkan pantauan Tim Jurnal Presisi pada pukul 07.58, Wikipedia mendefinisikan profil Ali Mochtar Ngabalin sebagai pembacot dan tukang kibul. 


Kejadian aneh ini, sempat terekam tim Jurnal Presisi melalui tangkapan layar ponsel. 


"Dr.Ali Mochtar Ngibulin bin nyebelin, M. Si. adalah seorang pembacot dan tukang ngibul dan politisi Indonesia," tulis Wikipedia.


"Sebagai kader partai Partai Bulan Bintang, ia pernah menjadi anggota komisi I DPR RI periode 2004-2009 dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi melalui daerah pemilihan Sulawesi Selatan II," lanjutnya. 


Kabar ini juga mendadak viral di Twitter, hal ini lantaran unggahan sebuah akun yang menunjukkan tangkapan layar Wikipedia yang menjelaskan Ali Muchtar Ngabalin.


"Barusan cek di wiki, Ali Mochtar Ngabalin," cuit akun @_Banyoe, dengan menyertakan tangkapan layar Wikipedia.




Hingga saat ini, belum diketahui siapa yang dengan sengaja mengedit profil Tenaga Ahli Utama Kantor Staff Presiden (KSP) tersebut. 


Berdasarkan pantaun pada pukul 19:48 definisi Ali Mochtar Ngabalin di Wikipedia sudah diperbaiki. 


"Dr. Ali Mochtar Ngabalin M.Si. adalah seorang pengajar dan politisi Indonesia," tulis Wikipedia. 


"Sebagai kader partai Partai Bulan Bintang, ia pernah menjadi anggota komisi I DPR RI periode 2004-2009 dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi melalui daerah pemilihan Sulawesi Selatan II," lanjutnya. 


Sebagai politisi, Ali Mochtar Ngabalin memang memiliki profil yang nyentrik. 


Ali Mochtar Ngabalin juga kerap berkonflik dengan berbagai pihak, baru-baru ini Rocky Gerung menyebut Ali Mochtar Ngabalin sebagai Badut yang cocok untuk ditertawakan. 


Hal ini sebagai respon pernyataan Ngabalin yang menyebut bahwa demonstrans yang msnolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja adalah sampah negeri. 


Hal ini dinyatakan Ngabalin karena pendemo melakukan aksi massa di saat Pandemi Covid-19.

Next article Next Post
Previous article Previous Post