Bantu Ekonomi Warga, Polisi Ini Beri Contoh Beternak Bebek, Sebagian Pendapatannya Untuk Masyarakat Yang Kurang Mampu

Bantu Ekonomi Warga, Polisi Ini Beri Contoh Beternak Bebek, Sebagian Pendapatannya Untuk Masyarakat Yang Kurang Mampu

Bantu Ekonomi Warga, Polisi Ini Beri Contoh Beternak Bebek, Sebagian Pendapatannya Untuk Masyarakat Yang Kurang Mampu


Langkahnya mantap saat menyusuri pematang sawah, berbekal ember, karung dan baskom plastik Ricky Ardiansyah berjalan menuju kandang peternakan bebek yang sudah ia kelola selama 4 tahun lamanya.

Ricky adalah anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sukabumi Kota yang bertugas di Polsek Citamiang. Menjelang berangkat ke tempat tugasnya Ricky menyempatkan diri mengurus ratusan ekor bebek petelur yang kini jadi usaha keluarganya.

"Beternak bebek mulai dari tahun 2016, kala senggang dari tugas saya mulai kecil-kecilan dimulai dari 100 ekor. Alhamdulillah semua saya lakukan tanpa mengganggu kedinasan sehari-hari, pimpinan sayapun (Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni) sangat mendukung," kata Ricky disela aktivitasnya, Senin (31/8/2020).

Aktivitas mengurus peternakan dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB. Setelah itu Ricky pulang dan mempersiapkan diri berdinas di Polsek Citamiang. Siapa sangka, dari peternakan kecil-kecilan itu Ricky kini mampu membina warga di sekitar tempatnya tinggal di Kampung Kutamaneuh, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi.

"Alhamdulillah, masyarakat sekitar bisa belajar saya beri edukasi mulai dari penetasan yang baik, kemudian bagaimana membuat telor asin. Para petani juga bisa memanfaatkan dan menjual keong hama yang bertebaran di sawahnya untuk disulap menjadi pakan bebek karena proteinnya tinggi," sambung Ricky.

Dalam sehari, Bripka Ricky bisa mendapat sebanyak 350 sampai 400 butir telor yang sebagian langsung dijual dan lainnya ia buat telor asin. Pasar penjualan juga terbilang mudah, pengepul hingga masyarakat sekitar berdatangan untuk membeli hasil peternakannya.

"Dalam sehari, penghasilan rata-rata Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu. Total bebek di kandang sebelumnya sampai 1.500 ekor, karena masuk masa apkir tersisa sebanyak 500 ekor yang apkir kita jual ke pedagang daging bebek," tuturnya.

Penghasilan sebagai peternak Ricky sisihkan sebagian untuk masyarakat sekitar yang kurang mampu. Berkarung-karung beras dia siapkan untuk kegiatan sosial, selain itu ratusan telur bebek juga ia sisihkan untuk warga di sekitarnya.

"Intinya kami berbagi juga dengan lingkungan sekitar, membantu mereka meningkatkan perekonomiannya melalui ilmu yang saya dapat atau ada rejeki lebih saya sisihkan untuk warga yang kurang mampu. Karena saya bisa berwirausaha seperti sekarang juga berkat doa-doa dari warga yang kami bantu," ucap dia.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengapresiasi Bripka Ricky dengan aktivitas ekonominya yang mampu mengedukasi warga sekitarnya tersebut.

"Sangat kreatif dan tentunya kabar baik untuk jajaran Polres Sukabumi Kota. Dengan kegiatannya itu dia bisa membangun ekonomi kreatif masyarakat, banyak masyarakat yang juga belajar soal beternak bebek. Semoga Bripka Ricky bisa menjadi contoh untuk anggota Polri lainnya yaitu bermanfaat untuk masyarakat," ujar Sumarni.
Next article Next Post
Previous article Previous Post