Ayah Alfin Andrian Mengaku Anaknya Pernah Dirawat di RSJ Karena Gangguan Jiwa

Ayah Alfin Andrian Mengaku Anaknya Pernah Dirawat di RSJ Karena Gangguan Jiwa

Ayah Alfin Andrian Mengaku Anaknya Pernah Dirawat di RSJ Karena Gangguan Jiwa



Ayah Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Mengaku Anaknya Pernah Dirawat di RSJ Karena Alami Gangguan Jiwa

Alfin Andrian (24), tersangka penusukan dai kondang dan kharismatik, Syekh Ali Jaber, masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polresta Bandarlampung, Senin (14/9/2020).

Pantauan teraslampung.com di Mapolresta Bandarlampung, tersangka Alfin diperiksa oleh penyidik di lantai tiga ruang Jatanras Polresta Bandarlampung.

Informasi yang diterima teraslampung.com, beberapa pihak Biddokkes dan spikiater Mabes Polri akan datang melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka Alfin.

Polisi juga dikabarkan memanggil panitia penyelenggara acara saat Syekh Ali Jaber mengalami insiden penusukan.

Pada Senin siang (14/9/2020) sekitar pukul 13.30 WIB, terlihat ada seorang wanita diduga sebagai panitia acara dengan mengenakan pakaian hijab serba hitam dan masker warna putih mendatangi Mapolresta Bandarlampung.

Wanita tersebut, langsung naik ke lantai dua menuju ruang pemeriksaan penyidik Satreskrim Polresta Bandarlampung.

Kemudian sekitar pukul 15.30 WIB, M Rudi, orangtua Alfin Andrian, datang ke Mapolresta Bandarlampung didampingi kerabatnya.

Saat ditanya oleh awak media, M Rudi mengatakan, jika anaknya yang ditetapkan tersangka penusukan Syekh Ali Jaber mengalami gangguan jiwa pada 2017 silam dan sempat dirawat di RSJ Lampung selama satu Minggu.

“Adalah sedikit anak saya alami gangguan jiwa,”ucapnya singkat sembari jalan menuju ruangan Reskrim Polresta Bandarlampung, Senin (14/9/2020).

Kemudian saat ditanya apakah Alfin memang benar pernah dirawat di RSJ Lampung, Rudi hanya menganggukkan kepalanya sembari menjawab singkat “Ya begitu,”katanya.

Saat disinggung penyebab Alfin alami gangguan jiwa, Rudi mengaku bahwa anaknya hanya alami gangguan mental.

“Ya ada gangguan mental,”ucapnya.

Menurutnya, saat anaknya melakukan penusukan, kalau anaknya datang ke Masjid Falahudin tersebut hanya seorang diri.

“Anak saya datang ke masjid itu sendirian saja,” katanya.

Tak lama kemudian sekitar pukul 16.25 WIB, tersangka Alfin yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye dipindah dari ruangan penyidik Jatanras menuju ruangan lantai tiga Mapolresta Bandarlampung lainnya.

Ini merupakan penampakan pertama tersangka Alfin pasca ditangkap dan periksa oleh polisi hingga ditetapkan sebagai tersangka kasus penusukan Syekh Ali Jaber.

Saat dibawa oleh petugas dengan pengawalan ketat, tidak sepatah kata pun keluar dari mulut tersangka Alfin dengan menundukkan kepalanya saat ditanya oleh para awak media. Tersangka tetap saja memilih bungkam.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Yan Budi Jaya saat dikonfitmasi membenarkan, bahwa tim dari Mabes Polri siang ini datang ke Mapolresta Bandarlampung untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka. Tim dari Mabes Polri ini datang, atas permintaan Polda Lampung.

“Ya benar, siang ini tim psikiater dan Biddokkes dari Mabes Polri datang. Mengenai pemeriksaannya kapan, yang jelas secepatnya dilakukan,”ujarnya kepada teraslampung.com.

Ia mengatakan, mengenai hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, dan Psikiter Biddokkes Mabes Polri belum diketahui mengenai hasilnya.

“Kalau untuk hasilnya, saya belum bisa jelaskan karena masih proses pemeriksaannya sampai saat ini. Tapi yang jelas, kami langsung menahan tersangka,”jelasnya.

Baca Juga:

Pemeriksaan kejiwaan tersangka Alfin hingga Senin sore masih terus dlakukan di Mapolresta Bandarlampung. Bahkan pemeriksaan tersebut, berlangsung hingga malam.
Next article Next Post
Previous article Previous Post