Viral Anak Durhaka, Tega Minta Warisan Orangtua yang Masih Hidup, Teriaki Ayahnya Maling

Viral Anak Durhaka, Tega Minta Warisan Orangtua yang Masih Hidup, Teriaki Ayahnya Maling

Viral Anak Durhaka, Tega Minta Warisan Orangtua yang Masih Hidup, Teriaki Ayahnya Maling


Kisah anak durhaka kembali membuat geger media sosial.

Seorang ibu mengungkapkan bahwa putrinya yang telah dewasa dan menikah sejak 17 tahun silam kerap bersikap melampaui batas kepadanya.

Kisah ini diunggah ke media sosial Instagram oleh akun @sukanti_ningsih, beberapa hari lalu.

Menurut Sukanti, putrinya itu kini telah memiliki tiga anak. Selama belasan tahun menikah, anaknya kerap meminta-minta dan tidak bisa hidup mandiri.

Bahkan, Sukanti mengaku sering ditagih warisan oleh anaknya. Padahal, dia dan suaminya masih sehat dan belum meninggal dunia.

"Bahkan kami selaku ke 2 orang tua yang masih sehat segar bugar, BELOM MATI dan MASIH HIDUP malah DIPERAS dan DIMINTAIN HARTA WARISAN !!!," tulisnya.

Berdasarkan penuturan ibunya, sang anak dan menantunya meminta warisan kepada orangtuanya sebesar Rp500 juta.

Padahal kedua orangtuanya masih hidup.

Terlebih sejak menikah dan berumah tangga 17 tahun, anak dan menantunya tersebut tinggal di rumah orangtuanya.

Hingga kini pasutri tersebut sudah memiliki tiga orang anak.

Puncak kesabaran Sukanti terhadap ulahnya itu disebabkan tingkah tak senonoh yang dilakukan si anak.

Karena sudah tidak tahan dengan sikap anak dan menantunya itu, mereka telah meminta mereka pindah dari rumah yang dipinjamkan.

Namun pasangan suami istri itu tidak mengindahkan. Saat diminta untuk mengembalikan kunci rumah mereka menolak. Padahal rumah tersebut secara hukum atas nama orangtuanya.

Alhasil, terjadi keributan di suatu rumah antara suami dan anak mereka.

Bahkan, anaknya itu terdengar mengusir dan mendorong ayahnya serta meneriaki maling.

"Saya sebagai ibu tidak terima bila suami saya dimaling-malingkan seperti itu. Pada intinya kedua orangtua masih hidup, sehat segar bugar tapi anak begitu kurang ajar meminta dan menuntut warisan. Untung suami saya tidak mati digebukin massa. Saya sangat sedih," tutur sang ibu.

Next article Next Post
Previous article Previous Post