Baru Saja Dibebaskan Akibat Corona, Napi Kembali Maling Sampai Empat Kali

Baru Saja Dibebaskan Akibat Corona, Napi Kembali Maling Sampai Empat Kali

Baru Saja Dibebaskan Akibat Corona, Napi Kembali Maling Sampai Empat Kali


Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat meringkus tiga pelaku kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Satu pelaku di antaranya seorang napi asimilasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak yang dibebaskan pada 6 April 2020 lalu.

Direktur Reskrimum Polda Kalbar Kombes (Pol) Veris Septiansyah mengatakan, penangkapan tersangka pencurian ini dilakukan oleh Unit II Resmob Polda Kalbar bersama dengan Polsek Sungai Raya pada 13 April 2020 lalu.

"Terungkapnya kasus curat itu atas laporan pencurian sebuah handphone di Jalan Parit Tengkorak, Gang Perdana Kubu Raya, yang langsung ditindaklanjuti oleh Tim Resmob dengan melakukan konsolidasi bersama Polsek Sungai Raya untuk melakukan penyisiran di wilayah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Veris, Selasa (14/4).

Ia melanjutkan, dari hasil penyisiran dan pengumpulan informasi dari masyarakat, Tim Resmob mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku berada di daerah Parit Baru, Kubu Raya.

"Sekitar pukul 20.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap tiga pelaku curat itu, di depan minimarket di Daerah Parit Baru, yakni berinisial GR (23), MT (22), dan ES (27). Salah satu tersangka pencurian, yaitu GR, baru saja mendapatkan asimilasi atau pembebasan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pontianak untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19," ungkapnya.

Dari hasil pengembangan Tim Resmob terhadap tersangka GR, setidaknya ia sudah melakukan empat kali aksi pencurian sejak mendapatkan pembebasan. Aksinya menyasar perumahan di wilayah Kubu Raya.

“GR ini baru mendapatkan asimilasi dari Lapas II Pontianak tanggal 6 April 2020, dan saat dilakukan pengembangan oleh Resmob, GR setidaknya sudah empat kali melakukan aksi kejahatan. Mulai tanggal 8 April 2020 atau dua hari setelah bebas sudah mencuri lagi," ungkap Veris.

Dia menambahkan, untuk aksi lainya, GR melakukannya pada tanggal 9 April di wilayah Tanjung Hulu, 11 April di Jalan Parit Bugis, dan 13 April 2020 di Jalan Parit Tengkorak.

Saat ini semua barang bukti berupa ponsel dengan berbagai merek sudah diamankan.

"Saat ini para pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar untuk diproses hukum lebih lanjut," kata Veris.

sumber : Antara
Next article Next Post
Previous article Previous Post