Update Corona 25 Maret, Kasus Positif di Indonesia Bertambah Jadi 790, Pasien Meninggal 62 Orang, Jakarta Terparah..!!

author photo
Update Corona 25 Maret, Kasus Positif di Indonesia Bertambah Jadi 790, Pasien Meninggal 62 Orang, Jakarta Terparah..!!


Update perkembangan Virus Corona di Indonesia hingga hari ini Rabu (25/3/2020) pukul 15:00 WIB.

Hingga hari ke-24 sejak Virus Corona ditemukan di Indonesia, jumlah orang terinfeksi Virus Corona terus bertambah.

Jika sehari sebelumnya jumlah pasien positif Covid-19 hanya 686 orang, sampai siang ini sedikitnya jumlah pasien Virus Corona naik menjadi 691 orang.

Dari jumlah tersebut, jumlah pasien Virus Corona meninggal dunia di Indonesia juga terus bertambah.

Jika sampai Selasa kemarin jumlah pasien meninggal tercatat 55 orang, sampai siang ini jumlah korban meninggal telah mencapai 62 orang (bertambah 7 orang).

Data jumlah pasien dan jumlah pasien meninggal itu diperoleh kabarmakkah.com dari website resmi pemerintah daerah dan pemerintah pusat yang khusus berisi tentang informasi penanganan Covid-19.

Data sewaktu-waktu bisa berubah karena adanya perubahan di lapangan atau pendataan yang terus berkembang.

Informasi resmi juga akan disampaikan melalui juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto.

Dari 62 pasien Virus Corona meninggal dunia di Indonesia, sebanyak 37 orang atau 59,6 % di antaranya berasal dari Provinsi DKI Jakarta.

Di Indonesia sedikitnya ada 22 provinsi yang telah terpapar Virus Corona.

Dari 22 provinsi itu, DKI Jakarta adalah provinsi dengan paparan virus corona terparah, baik dari jumlah pasien maupun dari angka kematian.

Jumlah pasien Virus Corona meninggal di Jakarta sampai Rabu (25/3/2020) siang tercatat 37 Orang atau naik 5 orang dibandingkan Selasa kemarin.

Tingkat kematian atau persentase kematian pasien Corona di Jakarta mencapai 8,41 persen.

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id/id, sampai siang ini jumlah pasien Virus Corona di Jakarta sampai hari ini 440 orang, 37 meninggal dunia, 24 sembuh, 266 dirawat dan 113 orang self isolation (isolasi mandiri).

Persentase kematian di Jakarta ini dua kali lipat dari persentase kematian dunia.

Di dunia, hingga Selasa (24/3/2020), tercatat ada 372.757 orang terinfeksi Virus Corona dan 16.231 orang di antaranya meninggal dunia (4,35 persen).

Di samping itu, ada 461 orang pasien dalam pengawasan yang saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium apakah positif atau negatif virus Corona.

Dengan demikian, total kasus Corona di Jakarta sampai siang ini berjumlah 901 orang.

Sebaran pasien Virus Corona di Provinsi DKI Jakarta hingga Rabu (25/3/2020) pukul 15:00 WIB sudah ada di 305 titik kelurahan. Total kasus ada 901 orang dan 440 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 37 orang pasien meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah pasien Virus Corona di Provinsi Jawa Barat yang meninggal dunia sampai siang ini tercatat 10 orang.

Di Provinsi Banten, pasien meninggal dunia bertambah 1 dari sebelumnya 3 orang menjadi 4 orang.

Di Provinsi Jawa Tengah jumlah pasien meninggal dunia juga bertambah 1 orang, sehingga menjadi 4 orang.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel di bawah ini.



Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto, sampai pukul 12:00 WIB siang ini, jumlah orang terinfeksi Virus Corona di Indonesia adalah 790 0rang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 orang di antaranya meninggal dunia atau7,34 persen.

Jumlah kematian terbesar masih terdapat di Provinsi DKI Jakarta, yakni 31 orang.

Jumlah pasien positif Corona di Jakarta tercatat ada 463 orang.

Di Provinsi Jawa Barat sebanyak 10 orang meninggal dunia dan di Provinsi Banten sebanyak 4 orang meninggal dunia.

Data lebih lengkap bisa dilihat pada tabel di bawah ini.



Data yang dicatat dan dilaporan Achmad Yurianto bisa jadi ada perbedaan dengan data yang termuat di website terkait penanganan Virus Corona yang dikelola pemerintah daerah.

Sekadar contoh, dalam website resmi Pemprov DKI Jakarta, jumlah pasien positif Corona sampai siang ini adalah 440 orang.

Tetapi data yang disampaikan Achmad Yurianto sampai siang ini di Jakarta terdapat 463 orang pasien.

Next article Next Post
Previous article Previous Post