Dikirimi Kata-Kata ‘Taqabbalallahu Minna Wa Minkum’? Begini Cara Menjawabnya Yang Benar

Diposting pada

Di hari Raya Idul Fitri ini mungkin kita pernah dikirimi kata-kata ‘Taqabbalallahu Minna Wa Minkum’, Nah ucapan tersebut adalah doa yang artinya sebagai berikut:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ

Artinya: semoga Allah menerima (puasa dan amal) dari kami dan (puasa dan amal) dari kalian.

Dikirimi Kata-Kata 'Taqabbalallahu Minna Wa Minkum'? Begini Cara Menjawabnya Yang Benar

“Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika saling bertemu di hari raya, mereka mengucapkan kepada sebagian lainnya: taqabbalallahu minna wa minkum,” tulis Ibnu Hajar Al Asqalani dalam kitab Fathul Baari.

Lalu bagaimana menjawab kata-kata Taqabbalallahu minna wa minkum?

Dalam riwayat sahabat dan salafush shalih yang sampai kepada kita, jawaban taqabbalallahu minna wa minkum adalah doa yang sama: taqabbalallahu minna wa minkum.

Dari Habib bin Umar Al Anshari, ayahnya bercerita kepadanya bahwa beliau bertemu dengan Watsilah radhiallahu ‘anhu ketika hari raya, maka ketika ia mengucapkan kepada Watsilah, “Taqabbalallahu minna wa minkum,” Watsilah menjawab, “Taqabbalallahu minna wa minkum.” (HR Ad-Daruquthni dalam Mu’jam Al Kabir)

Dari Syu’bah bin Al-Hajjaj, ia berkata, “Saya bertemu dengan Yunus bin Ubaid, dan saya sampaikan, ‘Taqabbalallahu minna wa minka.’ Kemudian ia menjawab dengan ucapan yang sama.” (HR Ad-Daruquthni dalam Ad Du’a)

Jubair bin Nufair berkata:

“Para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)”.

Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [2/446] Dalam ‘Al Mahamiliyat’ dengan Isnad yang Hasan

Muhammad bin Ziyad berkata:

“Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Ied berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain: ‘Taqabbalallahu minnaa wa minka”

(Ibnu Qudamah dalam “Al-Mughni” (2/259)

Namun para ulama kontemporer menambahinya dengan doa seperti berikut:

Taqabalallahu minna wa minkum shiyamana wa siyamakum, kullu aam wa antum bi khair

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Artinya, “Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, Puasa kami dan kamu. Dan semoga sepanjang tahun kamu dalam keadaan baik-baik.”

Taqabalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum wa ja’alna minal ‘aidin wal faizin

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ وَجْعَلْنَا مِنَالْعَائِدِين وَالْفَائِزِين

Artinya, “Semoga Allah menerima amal-amal kami dan kamu, Puasa kami dan kamu. Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk dari orang-orang yang kembali (dari perjuangan Ramadhan) sebagai orang yang menang.”

Demikianlah jawaban Kata-Kata ‘Taqabbalallahu Minna Wa Minkum’, Jawaban ini seperti perintah Allah dalam Alquran,

وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا

“Jika kalian diberi salam dalam bentuk apa pun maka balaslah dengan salam yang lebih baik atau jawablah dengan yang semisal” (QS An Nisa’ : 86).

Baca Juga:

Wallahu a’lam bish shawab.

Loading...