Amalan Di Malam Nisfu Sya’ban Yang Paling Utama Menurut Sayyid Muhammad Al Maliki

Diposting pada

Amalan Di Malam Nisfu Sya’ban sering dikerjakan sebagian besar kaum muslimin di Indonesia. Mereka mengharap ampunan dan rahmat Allah dengan memperbanyak berdoa dan istighfar di malam nisfu Sya’ban.

Amalan Di Malam Nisfu Sya'ban Yang Paling Utama Menurut Sayyid Muhammad Al Maliki
Malam Nisfu Sya’ban

Sebagaimana kita ketahui, Syaban berarti bulan yang penuh berkah dan kebaikan. Di bulan Sya’ban Allah membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya.

Karenanya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah seperti puasa sunnah di bulan Sya’ban. Hal ini sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. Banyak riwayat hadits yang mengungkapkan bahwa Rasulullah lebih sering melakukan puasa sunnah di bulan Sya’ban dibandingkan pada bulan lainnya.

Selain puasa, menghidupkan malam sya’ban juga sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya di malam nisfu Sya’ban (pertengahan bulan Syaban)

Maksud menghidupkan malam disini ialah memperbanyak ibadah dan melakukan amalan di malam nisfu Sya’ban.

Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki menjelaskan bahwa banyak terdapat kemuliaan di malam nisfu Sya’ban; Allah akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan di malam nisfu Syaban, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab do’a orang yang meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang dari neraka.

Salah satu Amalan Di Malam Nisfu Sya’ban yang sudah menjadi tradisi dan mengakar di Indonesia adalah membaca surat Yasin sebanyak tiga kali, selanjutnya setelah membaca yasin ada niat doa yang berbeda.

Sebaiknya, membaca surat Yasin dilakukan setelah selesai shalat maghrib. Dengan cara membacakan Niat dan Membaca Surat Yasin 3 kali. Inilah lafal Niat setelah atau sebelum membaca Yasin.


1. Niat Pertama supaya dipanjangkan umur untuk dipakai beribadah kepada Allah SWT
2. Niat Kedua Diampuni segala dosa
3. Niat Ketiga semoga meninggal dalam keadaan Husnul Khotimah, berkat pembacaan surat Yasin.

Setelah anda membaca Niat dan surat Yasin 3 kali di malam nisfu Sya’ban, selanjutnya membaca Doa Nisfu Sya’ban sebagai berikut:

Nisfu Sya'ban
Amalan Doa Nisfu Syaban

Artinya: “Ya Allah Tuhanku Pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atasMU. Ya Allah Pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku Pemilik kekayaan dan Pemberi nikmat. Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah tempat bersandar. Engkaulah tempat berlindung dan padaMUlah tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah Tuhanku, jika sekiranya Engkau telah menulis dalam buku besarMU bahwa adalah orang yang tidak bebahagia atau orang yang sangat terbatas mendapat nikmatMU, orang yang dijauhkan daripadaMU atau orang yang disempitkan dalam mendapat rizki, maka aku memohon dengan karuniaMU, semoga kiranya Engkau pindahkan aku kedalam golongan orang-orang yang berbahagia, mendapat keluasan rizki serta diberi petunjuk kepada kebajikan. Sesungguhnya Engkau telah berkata dalam kitabMU yang telah diturunkan kepada RasulMU, dan perkataanMU adalah benar, yang berbunyi: Allah mengubah dan menetapkan apa-apa yang dikehendakiNYA dan padaNYA sumber kitab. Ya Allah, dengan tajalliMU Yang Mahabesar pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia ini, Engkau tetapkan dan Engkau ubah sesuatunya, maka aku memohon semoga kiranya aku dijauhkan dari bala bencana, baik yang aku ketahui atau yang tidak aku ketahui, Engkaulah Yang Mahamengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Dan aku selalu mengharap limpahan rahmatMU ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih.”

Dalil Hukum Amalan Membaca 3 Kali Surat Yasin di Malam Nisfu Sya’ban, salah satunya dari keterangan Kitab Asná al-Mathálib, 234, berbunyi:

وَأَمَّا قِرَاءَةُ سُوْرَةِ يس لَيْلَتَهَا بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَالدُعَاءِ الْمَشْهُوْرِ فَمِنْ تَرْتِيْبِ بَعْضِ أهْلِ الصَّلاَحِ مِنْ عِنْدِ نَفْسِهِ قِيْلَ هُوَ الْبُوْنِى وَلَا بَأْسَ بِمِثْلِ ذَلِكَ

Artinya: “Membacakan QS. Yasin di malam Nishfu Sya’ban usai Maghrib adalah hasil ijtihad sebagian dari ulama yang soleh, beliau salah satunya adalah Syeikh Al Buni, dan hal tersebut bukanlah perbuatan yang buruk”. (Kitab Asná al-Mathálib, 234)

Bukan hanya itu saja, Dalam kitab kitab Madza fi Sya’ban karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki menambahkan, Selain membaca surat Yasin, ada beberapa amalan di malam nisfu Sya’ban yang harus dikerjakan juga.

Pertama, memperbanyak doa. Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء 

Artinya, “(Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan),” (HR Al-Baihaqi).

Kedua, membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya. Dua kalimat syahadat termasuk kalimat dzikir yang mulia. Dua kalimat ini sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan,

وينبغي للمسلم أن يغتنم الأوقات المباركة والأزمنة الفاضلة، وخصوصا شهر شعبان وليلة النصف منه، بالاستكثار فيها من الاشتغال بكلمة الشهادة “لا إله إلا الله محمد رسول الله”.

Artinya, “Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.”

Ketiga, memperbanyak istighfar. Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Itulah manusia. Kesehariannya bergelimang dosa. Namun kendati manusia berdosa, Allah SWT selalu membuka pintu ampunan kepada siapa pun yang dikehendaki-Nya.

Karenanya, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan,

الاستغفار من أعظم وأولى ما ينبغي على المسلم الحريص أن يشتغل به في الأزمنة الفاضلة التي منها: شعبان وليلة النصف، وهو من أسباب تيسير الرزق، ودلت على فضله نصوص الكتاب، وأحاديث سيد الأحباب صلى الله عليه وسلم، وفيه تكفير للذنوب وتفريج للكروب، وإذهاب للهموم ودفع للغموم

Artinya, “Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan.

Demikianlah beberapa amalan di malam nisfu Sya’ban menurut Sayyid Muhammad Al Maliki yang dijelaskan dalam kitabnya. Semua amalan tersebut tentu berdampak baik dan memberi keberkahan kepada orang yang mengamalkannya.

Baca Juga:

Semoga kita termasuk orang yang menghidupkan malam nisfu Syaban dengan memperbanyak do’a, membaca dua kalimat syahadat, istighfar, dan kalimat mulia lainnya. Wallahu a’lam.

Loading...