Demi Bisa Menambal Jalan Yang Berlubang, Pemulung Ini Ikhlas Sisihkan Uang Setiap Hari



Setiap pengendara tentu mengharapkan jalan yang mulus dan tidak ada lubang karena bisa mengakibatkan kecelakaan. Namun kebanyakan hanya menunggu perbaikan dari pemerintah saja dan enggan ikut turun melakukan tindakan langsung entah karena malas, tidak ada waktu ataupun uang.

Demi Bisa Menambal Jalan Yang Berlubang, Pemulung Ini Ikhlas Sisihkan Uang Setiap Hari

Tengoklah seorang pemulung di Sragen Jawa Tengah yang rela menyisihkan uang setiap harinya dari hasil memungut barang bekas demi bisa menambal jalan berlubang. Padahal seperti yang diketahui bersama bahwa penghasilan seorang pemulung sangatlah tidak mencukupi. Namun hal itu tidak menjadi halangan bagi pemulung tersebut untuk melakukan aksi sosialnya.

Aksi itu pun diabadikan dan diunggah oleh akun Fanspage Sragen Info.

"Lihattt lhah... Bpk ini... Dari dulu kalau lihat jalan yg berlubang.. Langsung d tambal sama semen...," tulis pengelola akun Sragen Info.

Disebutkan juga bahwa pemulung tersebut setiap harinya ia mencari barang bekas menggunakan becak sederhana dan penghasilannya ia bagi untuk makan sehari-hari dan membeli semen.

Demi Bisa Menambal Jalan Yang Berlubang, Pemulung Ini Ikhlas Sisihkan Uang Setiap Hari

Diketahui bahwa momen tersebut terjadi di Jalan Godang Tunjungan. Netizen pun banyak memberikan doa agar sang bapak tersebut diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah.

Setelah ditelusuri ternyata pemulung tersebut bernama Sadiyo Cipto Wiyono dan merupakan warga Dukuh Grasak RT 42 RW 11 Gondang Sragen. Pak Sadiyo pun melakukan aksi sosialnya tersebut sejak tahun 2012.

Keinginannya untuk menambal jalan bermula saat dirinya membawa barang bekas yang cukup penuh di becaknya. Saat melewati Jalan Gondang Tunjungan, ternyata terdapat jalan yang berlubang. Pak Sadiyo pun berusaha saling berebut jalan yang masih bagus dengan para pengguna motor.

Sadiyo kemudian mengalah agar pengguna motor bisa melaju. Namun yang ada malah terjadi kecelakaan dan pelek motor menjadi penyok.

Sadiyo sendiri sempat ditegur oleh Dinas Pekerjaan Umum lantaran menambal jalan dengan semen. Bahkan becaknya sempat ditahan di Rumah Dinas Walikota. Meski demikian niatnya yang ikhlas dan murni tidak menyurutkan langkahnya untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan.

Semoga pihak pemerintah semakin tanggap untuk segera memperbaiki jalan agar lebih layak digunakan.

Baca Juga:





loading...