Andalkan Penghidupan Dengan Berjualan Roti Bakar, Perjuangan Kakek Ini Sungguh Mengharukan




Hidup akan selalu diisi dengan perjuangan, terlebih ketika dilanda ekonomi yang sulit. Itu juga yang terus dilakukan oleh seorang kakek berusia 78 tahun di daerah Batang Jawa Tengah.

Kakek bernama Slamet tersebut setiap hari harus mencari penghidupan dengan berjualan roti bakar keliling. Dilansir dari Laman Facebook Hallo Shopping, roti bakar sederhana yang ditawarkan oleh Pak Slamet hanya berkisar antara 500 hingga 1000 rupiah.

Andalkan Penghidupan Dengan Berjualan Roti Bakar, Perjuangan Kakek Ini Sungguh Mengharukan

Sehari-harinya Pak Slamet berjualan di pasar Tiban Waesalit Batang, tepat di depan kantor Kemenag. Dari foto yang diunggah laman Facebook tersebut nampak alat pemanggang yang digunakan oleh pak Slamet begitu sederhana dan seperti terbuat dari panci bekas yang sudah dimodifikasi.

Selain di pasar, kakek ini juga biasa mangkal di car free day alun-alun Batang Jateng, di SD Proyonanggan 5 Kertonegaran Batang dan di TPQ Batang.

Di usianya yang sudah senja, ia harus mengayuh sepeda yang sudah rusak demi bisa memperoleh rezeki yang halal. Ia pun tak ingin merepotkan siapapun dan masih kuat untuk berjualan. Semangatnya itulah yang menjadi inspirasi bagi para anak muda untuk selalu berusaha sekuat tenaga mencari penghidupan dan tidak bermalas-malasan.

“Yang penting mbah kerja, usaha cari rezeki pagi malam, soal hasil biar Allah yang menentukan,” ucap Pak Slamet.

Baca Juga:







loading...

close ini