Mantan Pengikut Ini Ungkap Rekayasa Uang Gaib Dimas Kanjeng, Ternyata Begini Caranya




Kepenasaran sejumlah pihak terhadap cara Dimas Kanjeng melakukan aksinya sedikit demi sedikit mulai terkuak. Salah satunya seperti yang dituturkan oleh seorang bekas pengikutnya bernama Junaidi (50 tahun) asal Desa Mimbaan, Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo.

Ia mengungkapkan bagaimana caranya Dimas Kanjeng bisa mendatangkan uang gaib kepada seseorang dan hal tersebut sebenarnya merupakan rekayasa saja.

Mantan Pengikut Ini Ungkap Rekayasa Uang Gaib Dimas Kanjeng, Ternyata Begini Caranya

Junaidi sendiri bergabung dengan padepokan tersebut pada tahun 2011 lalu dan 4 tahun setelahnya, ia pun keluar karena beberapa sebab. Dalam padepokan tersebut, ia kenal dengan salah satu pengikut Dimas Kanjeng yang ditemukan dalam keadaan terbunuh pada bulan Februari 2015, yakni Ismail Hidayah.

Dari cerita Ismail, diketahui bahwa untuk bisa mendapatkan simpati dari tokoh, Dimas Kanjeng mengirim dua buah koper berisi uang ke rumah Marwah Dauh Ibrahim yang menjadi pengurus MUI dan ICMI. Kini Marwah sendiri telah menjadi Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng.

Dari keterangan Junaidi, uang dalam koper tersebut dibuat seakan-akan muncul secara gaib pada malam hari di rumah Marwah. Padahal koper tersebut dibawa secara sembunyi-sembunyi.

“Almarhum Ismail pernah cerita dia bawa uang dua koper ke rumah Bu Marwah seakan-akan uang itu tiba-tiba muncul atau dibawa jin,” ucap Junaidi saat di Mapolres Probolinggo, sebagaimana dikutip dari Detikcom, Minggu (2/10/2016).

Awalnya Ismail meletakkan uang tersebut di teras rumah Bu Marwah pada malam hari di saat semua orang sudah tertidur. Setelah itu Dimas Kanjeng menelepon Marwah untuk mengecek uang di terasnya.

“Taat Pribadi menelepon Bu Marwah, kalau uangnya sudah muncul secara gaib di rumahnya. Padahal Ismail lah yang meletakkan uang itu,” terang Junaidi.

Meski uang tersebut cukup banyak, semuanya merupakan uang asli dan berjumlah miliaran rupiah.

Terkait namanya disangkut pautkan, Marwah belum bisa berkomentar banyak dan mengaku ada acara di Bekasi. Melalui pesan singkat, ia pun membantahnya.

“Setahu saya tidak pernah,” ucapnya.

Baca Juga: