Strategi Bisnis Ala Rasulullah SAW: Memahami Pelanggan Dengan Baik




Strategi bisnis akan berjalan dengan mulus jika seseorang mempunyai empat sifat sebagai pedagang. Seperti diceritakan oleh sahabat Abu Umamah Al Bahili radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya seorang pedagang jika mempunyai empat sifat pedagang, maka rezeki nya akan lancar. Jika ia membeli barang ia tidak mencela, Jika menjual ia tidak memujinya dengan berlebihan, Jika menjual ia tidak menipu dan Jika menjual atau membeli tidak bersumpah" (Al Ashbahani).

Strategi Bisnis Ala Rasulullah SAW: Memahami Pelanggan Dengan Baik


Selain harus memiliki 4 karakter tersebut, para pebisnis juga harus memahami pelanggannya dengan baik. Sebagaimana pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Saat ratusan utusan kafilah Bahrain datang pada Nabi setelah fathu Makkah, seorang diantaranya Abdul Qais, datang menemui Nabi. Selanjutnya, meminta agar mereka memanggil dan memberitahukan pemimpin mereka, yaitu Al-Ashajj. Ketika menghadap, Nabi pun mengajukan bermacam-macam pertanyaan, tentang penduduk berbagai kota dan keadaan mereka. DAlam perbincangan tersebut Nabi juga menyebutkan nama-nama Sofa, Musyaq qar, Hijar dan beberapa kota lainnya.

Pemimpin mereka Al-Ashajj, sangat terkesan dengan kedalaman pengetahuan yang dimiliki Nabi tentang negerinya sehingga ia mengatakan,

"Ayah dan ibuku akan berkorban demi Anda, karena Anda tahu banyak tentang negeriku dibanding aku sendiri dan mengetahui nama-nama lebih banyak kota di negeri kami daripada yang kami ketahui."

Bahkan Nabi juga paham benar dengan kebiasaan orang Bahrain, cara hidup penduduk Bahrain, cara mereka minum dan cara mereka makan.

Setelah memahami pelanggannya, Rasulullah SAW memberikan pelayanan memuaskan kepada pelanggannya.

Sahabat Jabir radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda : "Allah merahmati kepada orang yang ringan jika menjual atau membeli dan jika menagih hutang." (HR. Bukhari)

Baca Juga: 




Sahabat Abu Qotadah radhiyallahu anhu berkata : Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang ingin diselamatkan Allah dari kesukaran hari kiamat harus memberi tempo pada orang yang masih belum dapat membayar hutang atau menguranginya (HR. Muslim)

Wallahu A'lam.




loading...

close ini