Lafadz 'Allah' Muncul Di Atas Lokasi Jelang Pelantikan Lembaga Adat Daerah Kerajaan Gowa




Sebuah fenomena di atas langit muncul pada jelang pelantikan Lembaga Adat Daerah (LAD) Kerajaan Gowa pada hari Rabu (7/9/2016) sore. Tepat pukul 18.00 WITA diatas Istana Balla Lompoa sebuah awan yang tersinari matahari senja membentuk sebuah lafadz bertuliskan ‘Allah’ atau ‘Al Malik’.

Lafadz 'Allah' Muncul Di Atas Lokasi Jelang Pelantikan Lembaga Adat Daerah Kerajaan Gowa

Saat kejadian tersebut, sejumlah panitia sedang sibuk mempersiapkan pelantikan Ketua sekaligus pengurus LAD Kerajaan Gowa yang akan diserahkan kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan beserta jajarannya. Ketika itu langit nampak berwarna kemerahan menandakan waktu akan berlalu menjadi malam.

Para panitia pun tidak menyangka ada fenomena kebesaran Allah tersebut diatas mereka. Mereka baru tersadar setelah dua orang warga bernama Ian Latanro dan Suherman Madani yang berada di lokasi mengambil foto lokasi tersebut dengan latar langit yang memerah.

Setelah diamati ternyata ada sebuah keunikan di langit Gowa yakni sebuah lafadz ‘Allah’ atau ‘Al Malik’ yang nampak jelas terlihat lantaran lebih bercahaya dibandingkan sekitarnya.

Alhasil, keduanya pun langsung mengunggah foto itu ke dalam grup Line dan diikuti dengan beragam komentar yang intinya takjub dengan kebesaran Allah tersebut.

“Sebenarnya kita foto karena langitnya indah dengan warna merah. Kita cuma mau foto langitnya. Baru kita sadar ada tulisan lafadz seperti itu waktu lihat ini foto ramai diperbincangkan di grup Line,” ucap Ian, sebagaimana dikutip dari Rakyatsulsel, Rabu (7/9/2016).

Bupati Gowa yang ikut dalam grup Line tersebut ikut berkomentar, “Allahu Akbar.. kita berada di jalan yang benar, ini untuk kepentingan Gowa bukan kepentingan pribadi.”

Sementara menurut Ketua MUI Gowa KH Abu Bakar Paka menuturkan bahwa foto yang dilihatnya lebih memperlihatkan lafadz Al Malik.

“Kalau saya perhatikan fotonya, tulisannya adalah Al Malik atau Maha Raja,” tulisnya.

Ansar Zaenal Bate selaku Ketua DPRD Gowa pun ikut berkomentar bahwa fenomena yang terjadi di atas langit Gowa tersebut merupakan tanda keridhoan Allah atas upaya pemerintah melestarikan adat istiadat Kerajaan Gowa yang menjadi kerajaan penyebar ajaran islam di Indonesia.

Baca Juga:







loading...

close ini