Dilarang Nikahi Muslim Oleh Sang Ibu, Gadis Ini Justru Menemukan Jalan Hidayah Islam




Banyak kalangan non muslim yang berusaha menjauhkan keluarga dari pengaruh Islam dan lebih merelakan mereka bergaul dalam keburukan. Seperti seorang ibu di Australia yang menyampaikan kepada anak gadisnya untuk memilih pria seorang pengedar narkoba daripada seorang muslim.

“Aku tidak peduli jika kamu menikahi pengedar obat terlarang, asal jangan menikah dengan seorang muslim,” ucap sang ibu.

Dilarang Nikahi Muslim Oleh Sang Ibu, Gadis Ini Justru Menemukan Jalan Hidayah Islam
Susan Carland (onislam.net)
Namun ucapan tersebut justru membuat gadis bernama Susan Carland ini penasaran. Maka di tahun berikutnya, Susan melakukan investigasi ke berbagai agama yang ada di dunia, namun ia tidak mengikutsertakan Islam di dalam pencariannya.

“Agama itu penuh kekerasan, s3xist dan asing,” ucap Carland pada waktu masih terpengaruh oleh ucapan ibunya.

Namun ternyata dua tahun berikutnya, Carland justru tampil menjadi seorang muslimah tanpa ada pengaruh dari siapapun. Hal ini diketahui pihak keluarga ketika sang ibu memasak daging babi sebagai santapan makan malam. Di situlah sang ibu sadar bahwa anaknya memiliki keyakinan yang berbeda karena enggan menyantap hidangannya.

“Ibu memeluk saya, namun dia menangis,” tuturnya sebagaimana dikutip dari On Islam (19/4/2015).

Setelah beberapa hari mulai mempelajari ajaran Islam, Carland pun mantap mengenakan hijab. Tentu saja ini menjadi sebuah hantaman bagi ibunya yang masih tetap tidak menerima keislaman Carland.

Maka hampir 8 tahun terjadi kerenggangan hubungan antara Carland dengan sang ibu, meski dalam hal dunia mereka nampak baik. Namun seiring waktu berjalan dan sikap Carland yang tetap baik di keluarga, hati sang ibu pun mulai luluh. Bahkan ia membelikan kerudung atau hadiah saat lebaran untuk anaknya tersebut.

Sungguh sebuah kejadian yang langka dimana seorang anak yang disuruh untuk tidak menikah dengan muslim, justru menjadi jalan hidayah menemukan nilai keislaman.

Menurut penuturan Carland, Islam menjadikan intelektual sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Sehingga sangat salah jika Islam merupakan agama yang kaku dan terbelakang.

“Tanpa diragukan, orang-orang paling menginspirasi dan baik yang pernah saya temui selama ini ada pada diri orang muslim,” pungkasnya.

Baca Juga: