Alami Kondisi Kritis Selama 3 Hari, Kakak Dari Omran Daqneesh Meninggal Dunia




Alami Kondisi Kritis Selama 3 Hari, Kakak Dari Omran Daqneesh Meninggal Dunia
Ali Daqneesh dan Omran Daqneesh
Alami Kondisi Kritis Selama 3 Hari, Kakak Dari Omran Daqneesh Meninggal Dunia

Serangan rezim Bashar Assad dan sekutunya terhadap warga Suriah memang sangat mengerikan dan mendapatkan kecaman dari sejumlah pihak. Meski demikian, sejumlah serangan masih tetap dilakukan di beberapa daerah di Suriah.

Beberapa hari yang lalu penduduk dunia dikagetkan dengan kemunculan video dan foto anak kecil bernama Omran Daqneesh yang menunjukkan tragedi di Suriah. Omran sekeluarga harus merasakan penderitaan akibat serangan yang menghancurkan rumah mereka di Qaterji, Suriah.

Selain Omran, kakaknya yang bernama Ali Daqneesh pun mengalami penderitaan yang lebih parah. Ia mengalami masa kritis selama 3 hari di rumah sakit dan pada hari Sabtu (20/8/2016), Ali Daqneesh pun meninggal dunia.

Dilansir dari The Telegraph, Ali yang berusia 10 tahun tersebut ketika itu keluar menuju jalanan sesaat setelah terjadi serangan dan terkena ledakan bom. Dikabarkan bahwa akibat serangan tersebut, 12 orang terluka dan 3 orang meninggal.

Dengan meninggalnya Ali, membuat sejumlah warga Suriah berdatangan guna melayat dan menengok jenazahnya. Mereka pun disambut oleh ayah Omran dengan penuh kedukaan.

Seorang aktivis Suriah bernama Kenan Rahmani kemudian menyampaikan kabar duka tersebut kepada khalayak umum melalui akun Twitter pribadinya.

Alami Kondisi Kritis Selama 3 Hari, Kakak Dari Omran Daqneesh Meninggal Dunia
Ali Daqneesh
Bersama dengan diunggahnya foto Ali, Kenan menulis sebuah pesan, “Omran telah menjadi simbol global mengenai penderitaan di Aleppo. Tetapi itu hanyalah simbol. Kenyataannya seperti yang terjadi pada Ali, tidak ada akhir bahagia di Suriah.”

Dari keterangan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, diketahui bahwa pada bulan Agustus saja sekitar 142 anak tewas di Aleppo. Dan hampir 50.000 anak meninggal akibat perang saudara tersebut selama kurun waktu lima tahun terakhir.

Lihat Juga:







loading...