Tersentuh Mendengar Puisi Tentang Nabi Muhammad, Politikus Jerman Anti-Pengungsi Ini Masuk Islam




Tersentuh Mendengar Puisi Tentang Nabi Muhammad, Politikus Jerman Anti-Pengungsi Ini Masuk Islam

Tersentuh Mendengar Puisi Tentang Nabi Muhammad, Politikus Jerman Anti-Pengungsi Ini Masuk Islam

Tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana hidayah Allah bisa menghampiri setiap manusia. Seperti itu juga yang dirasakan oleh seorang politikus ektremis Jerman yang anti terhadap para pengungsi. Kini politikus bernama Werner Klauner berubah menjadi pendukung para pengungsi muslim setelah dirinya menyatakan masuk islam.

Dilansir dari surat kabar Bild Jerman, Werner yang kini bernama Ibrahim merasakan hidayah islam setelah dirinya membaca sebuah puisi berisi pujian terhadap Nabi Muhammad yang ditulis oleh Wolfgang von Goethe.

Kagum dengan setiap isi puisi tersebut, Werner pun mempelajari islam secara otodidak dengan merujuk pada sumber tertinggi yakni Al Qur’anul Karim.

Setelah hidayah itu benar-benar menghujam dan menguatkan dirinya menjadi seorang muslim, sikap dan tindakan Werner berubah drastis. Ia pun berusaha menghilangkan pribadi serta kenangannya sebagai seorang yang anti terhadap islam maupun para pengungsi muslim.

Tak hanya memutuskan berhenti dari kepartaian ektremis, Werner ingin melakukan sesuatu yang lebih dari itu. Karenanya ia putuskan untuk membantu para pengungsi dengan sekuat tenaga.

Atas tindakannya tersebut, ia pun harus kehilangan keluarganya karena sang istri tidak menerima keislaman Werner serta mengajak anak-anaknya pergi dari rumah. Meski demikian, ia tak merasa sedih dan justru mengangkat empat pengungsi Suriah untuk tinggal bersama dirinya dan ia anggap sebagai keluarga.

Kini dengan penghasilan sekitar 900 euro per bulan dari dana pensiun, Werner atau Ibrahim berusaha menunjukkan empatinya untuk para pengungsi Suriah lewat bantuan semampunya.

Baca Juga:








close ini