Laki-Laki Ini Temukan Harta Karun Yang Berbau Kasturi Dari Dasar Sungai Berlumpur




Laki-Laki Ini Temukan Harta Karun Yang Berbau Kasturi Dari Dasar Sungai Berlumpur

Laki-Laki Ini Temukan Harta Karun Yang Berbau Kasturi Dari Dasar Sungai Berlumpur

Baru-baru ini tepatnya pada hari Rabu (27/07/2016), daerah Tarakan mendadak geger karena ditemukannya berbagai benda antik yang dianggap sebagai harta karun di Sungai Sebengkok Tarakan.

Salah satu yang menemukannya adalah Jumadi, seorang warga Pasar Batu yang tak sengaja menemukan berbagai benda tersebut saat mencari kayu hanyut guna menambal dinding rumahnya yang rusak.

Dilansir dari Radar Tarakan, harta karun itu pun ia simpan rapat-rapat dalam sebuah lemari kayu agar aman. Setelah didesak akhirnya Jumadi mau membuka lemari kayu tersebut dan mengeluarkan sejumlah benda yang dianggap sebagai benda pusaka sekaligus harta karun.

Beberapa diantaranya adalah sebuah benda panjang berbalut karung yang diikat dengan tali rapia. Setelah dibuka ternyata isinya adalah adalah dua bilah pedang dan sembilan keris.

Benda-benda tersebut ia dapatkan bersama dengan kawan-kawannya yang bernama Amril Ismail dan Anwar. Keduanya pun mendapatkan benda yang serupa saat itu.

Jumadi sebenarnya memiliki 16 buah keris karena ia yang terlebih dahulu menemukan dan turun ke dasar sungai, namun ia membagi-bagikan benda tersebut kepada yang lain.

“Kemarin itu ada sekitar 16 keris kalau tidak salah. Cuma sama Jumadi dibagikan ke orang, keponakannya,” ucap Amril yang ikut hadir di rumah Jumadi yang berada di RT 02 Komplek Pasar Batu Kelurahan Sebengkok.

Tak hanya berbagai pedang dan keris, Jumadi juga menemukan benda antik lainnya yakni tongkat berbahan kuningan serta patung manusia ular dengan tinggi 10 cm dan panjang ekor 30 cm. Selain itu ia juga menemukan dua buah al Qur’an kecil yang masih utuh.

Yang aneh dari benda-benda tersebut adalah meski ditemukan di dasar sungai yang berlumpur, semuanya tetap berbau harum kasturi. Bahkan meski telah dicuci bersih.

“Saya hanya cuci pakai air dan sedikit sabun untuk menghilangkan lumpurnya. Wanginya muncul sendiri,” tutur Jumadi.

Dari sekian harta karun tersebut, ia menemukan sebuah benda yang istimewa yakni telur emas dengan tulisan tiongkok di tengahnya.

“Yang ini telur emas. Hanya saya yang dapat. Yang lain tidak ada yang seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu Amril hanya mendapatkan beberapa keris dan giok dengan berbagai warna karena menjadi orang terakhir yang ikut mencari setelah Jumadi dan Anwar.

Menurut Jumadi, ia tidak merasakan firasat apapun sebelum menemukan benda-benda bersejarah itu. Meski demikian, ia mengaku merasakan kedutan di mata kirinya selama dua minggu sebelum penemuan tersebut.

Baca Juga: