Penjual Takjil Ini Bebaskan Pembeli Bayar Seikhlasnya, Netizen Pun Terharu Dibuatnya




Penjual Takjil Ini Bebaskan Pembeli Bayar Seikhlasnya, Netizen Pun Terharu Dibuatnya
Ilustrasi
Penjual Takjil Ini Bebaskan Pembeli Bayar Seikhlasnya, Netizen Pun Terharu Dibuatnya

Bulan Ramadhan identik dengan munculnya berbagai pedagang makanan dengan berbagai macam olahan. Salah satunya adalah fenomena munculnya para penjual makanan berbuka puasa atau takjil. Mereka pun kadang membuat semacam bazaar untuk memudahkan pembeli memilih takjil yang disukai.

Terkadang harga makanan di bazaar lebih mahal sedikit dikarenakan adanya biaya sewa tempat dan tentunya menjadi waktu yang strategis sehingga sebisa mungkin meraup keuntungan yang besar. Tak jarang pula pedagang yang sengaja mencurangi pembeli untuk bisa mendapatkan laba yang lebih besar.

Namun ternyata tidak semua pedagang memiliki karakter tersebut. Salah satunya adalah seorang pedagang takjil yang menerapkan bayar seikhlasnya bagi pembeli yang datang ke bazaar Ramadhan di salah satu tempat di Malaysia.

Pedagang tersebut menerapkan sistem untuk semua lauk yang ia jual, meski yang mahal sekalipun. Salah satu yang pembelinya adalah Ammar Rahimi Anwar dan ia coba berbagi kisah tersebut kepada netizen yang ada di media sosial.

Dilansir dari Siakapkeli, Pada malam itu Anwar menuju sebuah bazar Ramadhan yang berada di belakang asrama polisi, sebelum ia berbuka bersama di dekat Murni Kelana Jaya Malaysia. Suasana bazaar membuat Anwar pun melihat-lihat dahulu makanan apa saja yang tersaji dari ujung ke ujung.

Saat hendak keluar bazaar dan menuju tempatnya berbuka puasa bersama, Anwar melihat sebuah tenda yang menjual berbagai jenia lauk berupa ikan. Ada banyak lauk yang dijual mulai dari siakap 3 rasa, kepiting merah, ikan asam manis dan yang lainnya.

Akan tetapi ketika ditanya berapa harga dari salah satu menu ikan tersebut, penjual itu hanya berkata, “Mau bayar berapa pun silakan.”

Mendengar ucapan itu, para pembeli yang sedari tadi melihat-lihat sontak kaget dan tidak percaya. Anwar pun ikut tidak percaya dengan ucapan penjual tersebut dan bertanya kembali, “Bolehkah?”

Penjual itu pun hanya berkata, “Apa yang tidak boleh, dengan izin Allah semuanya boleh. Bapak yakin dengan rezeki dari Allah,” sembari memasukkan lauk yang dipesan Anwar.

Baca Juga:


Semoga Allah memberikan keberkahan dalam usaha bapak penjual ini atas keyakinannya terhadap Allah dalam hal rezeki. Aamiin




loading...

close ini