Meski Berada Di Kereta Api, Para Siswa SD Ini Tetap Laksanakan Sholat Dengan Khusyuk





Meski Berada Di Kereta Api, Para Siswa SD Ini Tetap Laksanakan Sholat Dengan Khusyuk

Banyak sekarang ini dimana justru anak-anak yang memberikan teladan bagi orang dewasa. Terlebih lagi dalam masalah ibadah yang wajib seperti shalat. Terkadang orang dewasa memiliki berbagai alasan untuk melalaikan shalat, terutama ketika berada di perjalanan. Padahal berkendaraan bukan menjadi halangan seorang muslim untuk melaksanakan shalat.

Salah satu yang membuat malu orang dewasa adalah foto yang memperlihatkan para siswa SD yang berada di dalam gerbong kereta api jurusan Jakarta-Malang. Video tersebut menuai pujian netizen karena akun yang mengunggahnya menyatakan bahwa anak-anak SD tersebut tetap melaksanakan sholat dengan khusyuk meskipun berada di kereta api.

“Saya merasa ditampar realita waktu satu gerbong dengan mayoritas anak-anak SD di Jakarta yang lagi mau jambore nasional di Coban Rondo. Terharu banget lihat mereka yang tiap masuk jam shalat pada ke kamar mandi dan wudhu dulu sebelum kemudian shalat sambil duduk. Tidak ada perintah dari guru atau pembimbing lho, bener-bener kesadaran sendiri. Mana abis shalat bukan yang udah gitu aja, mereka ngangkat tangan, berdoa dengan khusuk masing-masing," tulis akun bernama Mahmud Yunus.

Tak cukup dengan melaksanakan sholat dalam keadaan yang berkendara, anak-anak itu pun membaca Al Qur’an setelah berdoa usai shalat. Hal itu juga yang membuat Yunus menjadi kalah dalam beribadah kepada Allah.

Dikatakannya bahwa salah seorang anak mengeluarkan Al Qur’an dan melantunkan ayat suci dengan sangat merdu. Anak itu pun mengaji cukup lama sehingga Yunus dan penumpang lainnya merasa terharu dengan bacaannya. Anak-anak lain pun kemudian mengeluarkan Al Quran dan melakukan hal yang sama.

Tentunya sikap anak-anak tersebut memberikan pelajaran berharga bagi para umat islam yang telah dewasa namun menghabiskan waktu dengan bermain game ataupun mendengarkan musik saat di kereta api.

“Rasanya seperti dikasih suguhan buat introspeksi diri, malu karena lebih besar dari segi usia tapi semangatnya masih kalah sama anak SD. Kebanyakan orang dewasa suka mengaku tidak sempat, kebanyakan kerjaan, nanti saja, masih sibuk deadline. Semoga nantinya diberi keturunan seperti adek itu, yang menjaga sholatnya dimana pun," pungkasnya.

Lihat Juga:


Semoga hal ini juga membuat kita yang lalai untuk segera tersadar dan memperbaiki kualitas ibadah dengan merutinkan bacaan Al Quran serta tak melalaikan shalat wajib apapun kondisinya. Wallahu A’lam