Inilah Pintu Surga Tempat Masuk Muslim Yang Berpuasa




Inilah Pintu Surga Tempat Masuk Muslim Yang Berpuasa │ Salah satu kewajiban umat islam ketika masuk pada bulan Ramadhan adalah dengan melaksanakan puasa. Akan tetapi ibadah puasa memiliki perbedaan dibandingkan ibadah lainnya karena Allah sendiri yang akan membalasnya seperti apa.

Inilah Pintu Surga Tempat Masuk Muslim Yang Berpuasa
Ilustrasi
Dalam hadist Qudsi, Allah dengan terang menjelaskan bahwa puasa adalah untuk Allah dan hanya Allah yang akan menentukan pahala baginya.

“Kecuali puasa, maka ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberi pahalanya.”

Akan tetapi selain Allah sendiri yang menentukan pahala orang yang berpuasa, dalam hadist Rasul disebutkan bahwa orang yang berpuasa akan masuk kedalam surga melalui pintu yang bernama Ar Rayyan.

Dari Sahl Radhiyallahu ‘Anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga ada pintu yang dinamakan Ar Rayyan. Orang-orang yang berpuasa di hari kiamat masuk dari pintu itu. Tidak dibolehkan seorang pun memasukinya selain mereka. Lalu dikatakan, “Dimanakah orang-orang yang berpuasa?” Mereka pun bangkit, tidak ada seorang pun yang masuk kecuali dari mereka. Ketika mereka telah masuk, (pintunya) ditutup dan tidak seorang pun masuk lagi.” (HR Bukhari Muslim)

Meskipun begitu, tidak sembarang orang berpuasa yang dapat masuk lewat pintu surga Ar Rayyan, melainkan orang yang benar-benar berpuasa karena Allah semata.

إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً اتِّقَاءَ اللَّهِ جَلَّ وَعَزَّ إِلاَّ أَعْطَاكَ اللَّهُ خَيْراً مِنْهُ

“Jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah Azza Wajalla, maka Allah akan mengganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR Ahmad)

Sementara dalam hadist yang lain disebutkan bahwa hanyalah orang yang meninggalkan syahwat dan makan karena Allah saja yang bisa masuk dari pintu surga tersebut.

يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَأَكْلَهُ وَشُرْبَهُ مِنْ أَجْلِى

“Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku.” (HR Bukhari Muslim)

Berbagai kenikmatan bagi orang yang berpuasa pun telah Rasulullah sebutkan dalam hadistnya sehingga alangkah ruginya orang yang enggan berpuasa hanya karena tidak mampu menahan lapar yang sebenarnya mampu untuk ditahan.

“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya dia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah tameng, kalau salah satu diantara kalian ada yang berpuasa, maka janganlah berkata jorok dan jangan berbicara keras. Kalau ada yang menghinanya atau hendak menyakitinya, maka katakanlah, “Sungguh aku sedang berpuasa.” Demi jiwa Muhammad yang ada di tanganNya, bau mulut orang berpuasa lebih wangi di sisi Allah dibandingkan bau minyak kasturi. Bagi orang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan; gembira karena berbuka dan gembira ketika bertemu dengan Tuhannya.” (HR Bukhari)

Baca Juga:


Mengingat betapa pentingnya puasa dan besarnya pandangan Allah terhadap ibadah ini, maka sudah selayaknya bagi kita semua untuk berusaha sekuat tenaga melaksanakan puasa karena Allah Ta’ala.

Wallahu A’lam