Masyaallah, Lewati 7 Negara, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Demi Bisa Pergi Haji




Masyaallah, Lewati 7 Negara, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Demi Bisa Pergi Haji

Masyaallah, Lewati 7 Negara, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Demi Bisa Pergi Haji

Perjalanan menuju Tanah Suci memang memberikan kesan yang begitu mendalam, baik yang menggunakan jalur udara, laut ataupun darat. Begitu juga dengan pria asal Bosnia ini yang berangkat ke Mekkah dengan berjalan kaki.

Pria bernama Senad Hadzic ini berangkat dari negaranya di Bosnia pada bulan Desember 2011 dan tiba di Mekkah pada tahun 2012. Hampir 7 negara telah ia lewati, termasuk salah satunya adalah negara Suriah yang ketika itu dilanda peperangan.

Hadzic mengungkapkan rasa bahagianya setelah tiba di Mekkah dan tidak merasakan sedikit pun kelelahan dalam menempuh perjalanan yang cukup jauh tersebut.

“Saya tiba di Mekkah pada hari Sabtu. Saya tidak merasa lelah, ini hari terbaik dalam hidup saya.” Ucapnya

Jika dihitung, Hadzic telah menyusuri perjalanan sepanjang 5.700 kilometer dengan jangka waktu 314 hari atau hampir satu tahun. Perjalanannya dimulai dari Bosnia kemudian menuju Serbia, Bulgaria, Turki, Suriah, Yordania dan sampai ke Mekkah.

Kesungguhannya dalam melakukan hal tersebut juga patut diacungi jempol karena selama perjalanan menuju Mekkah, ia harus membawa tas ransel seberat 20 kilogram.

Kegembiraan Hadzic pun ditulis dalam akun Facebooknya dan salah satunya adalah dengan mengunggah foto dirinya bersama dengan pejabat kementerian dalam negeri Suriah. Ia juga melalui daerah Aleppo dan Damaskus dimana ia harus melewati berbagai pengecekan yang dilakukan oleh lembaga pemerintah Suriah dan juga pasukan pemberontak. Meski pun begitu, ia tidak ditahan oleh kedua kelompok tersebut dan tetap melanjutkan perjalanannya.

“Pada saat pengecekan yang dilakukan oleh tentara Bashar Assad, mereka memerintahkan saya untuk mengosongkan ransel. Namun ketika saya menunjukkan ayat Al Qur’an yang menjelaskan melakukan ibadah haji dengan berjalan kaki, mereka membiarkan saya pergi.” Tutur Hadzic.

Hadzic meyakini bahwa melaksanakan ibadah haji dengan berjalan kaki akan lebih memiliki banyak keutamaan dan ini ia lakukan untuk mewakili negara Bosnia, orang tua dan kakaknya.

Kisahnya yang dimuat di halaman Facebook menceritakan bahwa dalam mimpinya, Allah telah menunjukkan bagaimana ia harus berhaji dan melewati Suriah, bukan Irak.

Rintangan pula ia dapatkan dari suhu ektrim yang ada di berbagai negara. Contohnya seperti saat berada di Bulgaria yang memiliki suhu minus 35 derajat celcius. Sementara di Yordania, suhunya sangat panas yakni mencapai 44 derajat celcius.

Memang selain rintangan tersebut, ia juga harus melewati rintangan berupa administratif negara seperti harus mendapatkan perizinan menyeberang jembatan Bosphorus dengan berjalan kaki hingga menunggu dua bulan di Yordania demi mendapatkan visa masuk ke Arab Saudi.

Baca Juga:


Semoga apa yang dilakukan oleh pria Bosnia ini mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah dan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Allah akan memudahkan kepada setiap hambaNya untuk menuju Baitullah.

Wallahu A‘lam





close ini