Keturunan Banten Diangkat Jadi Menteri Haji dan Umroh Saudi




Pemerintah kerajaan Saudi Arabia resmi menunjuk keturunan Banten Dr Mohammad Saleh Bin Taher Banten sebagai Menteri Haji dan Umrah menggantikan menteri haji sebelumnya, Bandar al-Hajjar.

Keturunan Banten Diangkat Jadi Menteri Haji dan Umroh Saudi
Dr Mohammad Saleh Bin Taher, Arabnews.com


Dr Mohammad Saleh Bin Taher adalah warga Saudi keturunan Banten yang menyabet gelar doktor rekayasa komputer dari Universitas Colorado, Amerika Serikat, Sebelumnya, Saleh menyelesaikan studinya dengan mengambil Teknik Elektro dari King Fahd University of Petroleum and Minerals.

Sejumlah posisi pun pernah diembannya seperti Wakil Menteri Haji serta Dekan Fakultas Sains dan Teknik Komputer King Fahd University of Petroleum and Minerals.

Karena paham IT, ia pun diminta Kerajaan Arab Saudi untuk menerapkan sistem e-Hajj secara penuh ke seluruh dunia pada tahun ini.

E-hajj adalah sistem informasi haji dan umrah yang terintegrasi dengan sejumlah negara. Arab Saudi sebenarnya menghendaki teknologi itu sudah diaplikasikan ke semua negara pada 2015.

Seperti dikutip dari Makkah News, Senin, 9 Mei 2016, Dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan ke Arab Saudi dan mendongkrak pengunjung religius, Kementerian Haji telah resmi berganti nama menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Pergantian menteri dan perubahan nama ini dilaksanakan pada Sabtu lalu. Sebelumnya, Saleh menduduki Direktur Utama Pos Arab Saudi.

Sekarang ini, Saudi memang menaruh perhatian besar pada pariwisata religius. Umroh, yang juga dikenal sebagai haji kecil, wisata religi ini dipandang sebagai bidang yang berpotensi menguntungkan bagi negeri Petro Dolar itu, selain minyak.

Tahun lalu, sebanyak delapan juta jemaah dari seluruh dunia berkunjung ke Saudi dalam rangka haji maupun umrah.

Dengan perubahan nama kementerian dan pergantian menteri tersebut, Saudi menargetkan kunjungan akan meningkat menjadi 15 juta pada 2020 mendatang.





close ini