Inilah Jenis Orang Yang Jauh Dari Allah, Jauh Dari Manusia Dan Jauh Dari Surga




Inilah Jenis Orang Yang Jauh Dari Allah, Jauh Dari Manusia Dan Jauh Dari Surga

Inilah Jenis Orang Yang Jauh Dari Allah, Jauh Dari Manusia Dan Jauh Dari Surga

Siapa yang senang jika Allah, manusia dan surga menjauhi diri kita? Tentu kesedihan demi kesedihan akan selalu kita rasakan ketika mengetahui hal tersebut. Namun tanpa sadar sebenarnya kita telah melakukan apa yang menjadikan Allah, manusia dan surga menjauh.

Ketahuilah bahwa sesuatu yang membuat kita menjauh dari Allah, dari manusia dan dari surga adalah kikir atau bakhil. Sifat tersebut muncul karena rasa egoisme yang berlebihan dimana hati akan menjadi sangat keras dan tidak memiliki belas kasihan.

Penyakit hati ini mampu menjadi sumber malapetaka yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat karena mampu menanamkan rasa dengki sekaligus iri hati pada diri kaum fakir miskin akan orang kaya yang bakhil. Tak heran jika banyak fakir miskin yang mendoakan kejelekan hingga berusaha menghancurkan harta kekayaan si bakhil tersebut.

Tak salah pula jika Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikannya perbuatan dosa yang amat besar, sebagaimana firmanNya dalam Al Qur’an.

“Sekali-kali janganlah orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Ali Imran 181)

Ketahuilah bahwa dalam agama islam, harta kekayaan yang dimiliki manusia merupakan hak milik Allah yang dititipkan kepada manusia. Dan sudah seharusnya jika sebagian harta tersebut diberikan kepada orang lain yang berhak menerimanya. Dengan kata lain, enggan memberikannya sama dengan menimbun dan itu justru akan menjadi sebuah kerugian bagi hartanya secara keseluruhan.

Rasulullah bahkan bersabda bahwa bakhil atau kikir akan dijauhi oleh semua kebaikan.

“Orang yang bakhil jauh dari Allah, jauh dari surga dan jauh dari manusia" (HR Tirmidzi)

“Tidak akan masuk surga orang yang suka menipu, orang bakhil dan orang yang suka mengharap-harapkan pemberian dari orang lain.” (HR Tirmidzi)

Rasulullah bahkan menjadikan bakhil sebagai penyakit yang membahayakan sehingga beliau pun menasehati agar masyarakat berhati-hati dengan penyakit hati ini.

“Lalu penyakit apalagi yang lebih parah daripada sifat bakhil.” (HR Tirmidzi)

“Hati-hatilah kamu terhadap sifat bakhil, karena bakhil telah merusak orang-orang sebelum kamu. Mereka memutuskan silaturahmi, berbuat bakhil dan berbuat maksiat, semuanya disebabkan oleh penyakit bakhil ini.” (HR Imam Ahmad)

Selain itu Rasulullah juga mengingatkan bahwa bakhil akan mampu menyesatkan manusia dengan cara yang keji.

“Hati-hatilah kalian terhadap perbuatan kikir, karena sifat kikir telah menyesatkan orang-orang sebelum kalian. Mereka menghalalkan barang yang telah diharamkan, mengalirkan darah dan memutuskan hubungan silaturahmi karena terdorong oleh sifat kikir mereka.” (HR Imam Ahmad)

Karenanya bagi seorang muslim yang benar-benar beriman akan senantiasa menjauhi sifat bakhil tersebut dan berusaha untuk lebih merasakan penderitaan orang lain sehingga lambat laun ia akan menyayangi saudaranya seperti ia menyayangi dirinya sendiri.

“Bukanlah termasuk orang yang beriman apabila seseorang diantara kalian tidak mencintai saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri.” (HR Bukhari Muslim)

Baca Juga:


Semoga kita dijauhkan dari sifat kikir atau bakhil agar tidak dijauhi Allah, manusia dan surgaNya. Aamiin

Wallahu A’lam




loading...

close ini