Ilmuwan Heran, Mumi Berumur 1500 Tahun Di Kawasan Ini Memakai Sepatu Modern




Ilmuwan Heran, Mumi Berumur 1500 Tahun Di Kawasan Ini Memakai Sepatu Modern

Ilmuwan Heran, Mumi Berumur 1500 Tahun Di Kawasan Ini Memakai Sepatu Modern

Dunia Fesyen merupakan dunia yang baru-baru ini telah berkembang dan menjadi kegemaran wanita-wanita modern. Namun sebuah fakta baru terungkap bahwa ternyata fesyen sepatu sudah berkembang sejak 1500 tahun yang lalu. Hal ini terbukti dari penemuan jasad mumi yang ternyata tengah menggunakan sepatu.

Mumi tersebut ditemukan oleh para arkeolog Mongolia di daerah pegunungan Altai. Sebuah pegunungan dengan ketinggian 9.200 kaki di atas permukaan air laut.

Tampak dalam foto, mumi tersebut menggunakan sepatu yang modern dan diprediksi bahwa umur dari mumi tersebut adalah 1500 tahun yang lalu. Seorang peneliti berkata, “Orang ini tidak berasal dari golongan elite dan kami percaya ini seperti wanita, karena tidak ada busur di dalam makam.”

Memang tersimpannya berbagai benda seperti busur menunjukkan jenis kelamin sebuah mumi sehingga para arkeolog pun berkesimpulan bahwa mumi yang mereka temukan adalah seorang wanita.

Selain menemukan mumi, para ahli arkeolog juga menemukan sejumlah harta benda yang menjelaskan tentang kemajuan akan peradaban di Mongolia. Beberapa barang yang berhasil ditemukan antara lain tali kekang, mangkuk kayu, vas tanah liat, peralatan kuda, ketel besi dan beberapa pakaian kuno.

Selain itu ditemukan juga tas kecil yang biasa ditempatkan di punggung domba, bantal dan tas yang sangat kecil sehingga hanya bisa memuat satu buah cangkir.

Penemuan tersebut merupakan fenomena yang sangat langka dan menjadi bukti tentang ritual atau kehidupan bangsa Turkiks.

Para peneliti juga menemukan sejumlah mantel yang salah satunya terbuat dari bahan bulu unta. Dengan ditemukannya benda-benda tersebut, para peneliti bisa menguak asal usul bangsa Turki yang ada di jaman Mongolia kuno. Kemungkinan kehidupan mereka tersebar di seputaran Pengunungan Altai mulai dari Siberia, Rusia, Tiongkok hingga Kazakhstan.