Doa Yang Diajarkan Nabi Ini Bisa Menolak Musibah Yang Datang Secara Tiba-Tiba

Diposting pada

Doa Penolak musibah yang diajarkan Rasulullah SAW di bawah ini mungkin sudah banyak yang tahu, Namun saya kira lebih afdhal jika tahu doanya sekaligus riwayat dan matan haditsnya sehingga paham betul bahwa doa penolak musibah secara mendadak ini memang benar-benar diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Doa Penolak musibah

Suatu ketika putera sahabat Utsman bin Affan radhiyallahu ’anhu yang bernama Aban bin Ustman meriwayatkan sebuah hadits Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam yang di dalamnya terdapat doa untuk memohon perlindungan Allah Ta’ala agar tidak tertimpa musibah yang datang secara tiba-tiba. Doa tersebut berbunyi sebagai berikut:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

‘BISMILLAAHIL LADZII LAA YADLURRU MA’AS MIHI SYAI’UN FIL ARDLI WALA FIS SAMAA’WAHUWAS SAMII’UL ‘ALIIM’ (Dengan nama Allah, dengan nama-Nya tidak akan berbahaya sesuatu yang ada di bumi maupun yang ada di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui)

Sahabatku, Nabi Muhammad shallallahu ’alaih wa sallam menganjurkan pada umatnya agar doa tersebut dibaca sebanyak tiga kali di waktu pagi dan tiga kali di waktu sore.

Barangsiapa membacanya dengan istiqamah seperti itu, Nabi menjanjikan bahwa orang itu tidak akan terkena musibah yang datang secara tiba-tiba selama 24 jam jika dibaca 3 kali di pagi dan sore hari. Lengkap haditsnya berbunyi sebagai berikut:

عن أبان بن عثمان عن عثمان بن عفان رضي الله عنه قال : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ قَالَ : بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لَمْ تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلَاءٍ حَتَّى يُصْبِحَ ، وَمَنْ قَالَهَا حِينَ يُصْبِحُ ثَلَاثُ مَرَّاتٍ لَمْ تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلَاءٍ حَتَّى يُمْسِيَ

Dari Aban Bin Utsman dari Utsman Bin Affan, dia berkata, Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa membaca ‘بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ’ (Dengan nama Allah, dengan nama-Nya tidak akan berbahaya sesuatu yang ada di bumi maupun yang ada di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, maka tidak akan ditimpa musibah mengejutkan hingga pagi hari, Dan barangsiapa membacanya di waktu pagi maka tidak akan ditimpa musibah mengejutkan hingga sore hari.” (HR. Tirmidzi)

Tentunya tak ada seorang pun di dunia ini yang ingin dirinya tertimpa musibah. Apalagi musibah yang datang secara mendadak. Oleh karenanya doa ini menjadi sangat relevan dan penting bagi kehidupan kita.

Maka sudah semestinya kita sebagai umat islam, selalu menjalankan nasihat mulia Nabi kita, Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam ini. Karena dengan mengamalkannya berarti kita telah turut serta menegakkan salah satu dari sunnah Nabi shallallahu ’alaih wa sallam yang banyak ditinggalkan oleh kaum muslimin dewasa ini.

Ada hal unik dalam hadits ini, Karena setelah diteliti, Ternyata hadits ini juga dikuatkan oleh hadits lainnya. Begini letak keunikannya,

Suatu ketika Aban bin Ustman sendiri pernah terkena suatu musibah mendadak dalam perjalanan hidupnya. Sehingga ketika ia dikunjungi oleh muslim lainnya mereka terheran-heran mengapa ia sampai bisa mengalami musibah mendadak padahal ia sendiri yang meriwayatkan hadits tentang doa menolak musibah mendadak. Maka Aban bin Ustman dengan jujur mengakui bahwa pada hari itu ia telah terlupa untuk membaca doa tersebut.

Aban bin Utsman berkata: Aku mendengar Utsman -maksudnya Utsman bin Affan- berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa mengucapkan: بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ  Sebanyak 3 kali, Maka ia tidak akan tertimpa musibah yang datang dengan tiba-tiba hingga pagi hari. Dan barangsiapa membacanya pada pagi hari sebanyak tiga kali, maka ia tidak akan tertimpa musibah yang datang dengan tiba-tiba hingga sore hari.”

Perawi berkata, “Kemudian Aban tertimpa penyakit lumpuh, hingga orang yang mendengar hadits darinya melihat kepadanya (Aban), maka Aban pun berkata, “Kenapa kamu melihat aku? Demi Allah, aku tidak berbohong atas nama Utsman, dan Utsman tidak berbohong atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tetapi pada hari ketika aku tertimpa penyakit ini, aku sedang marah hingga aku lupa membacanya” (HR. Abu Dawud)

Raih amal shalih, Sebarkan informasi ini..

Loading...