Awas.. ISIS Ancam Siapa Saja yang Berani Ucapkan Kata Ini

Diposting pada

Mungkin kita sering mendengar berita di berbagai media tentang kelompok ISIS yang semakin hari semakin ramai dibahas.

Namun, sejak serangan teror Paris pekan lalu, kita juga mendengar sebuah istilah lain yang berkaitan dengan ISIS yang dituliskan secara berulang-ulang di pelbagai media internasional.

Berita ISIS Terbaru

Ketika Francois Hollande, Presiden Perancis, menyampaikan pidato berduka menyusul Tragedi Paris, ia mengatakan serangan itu “dilakukan oleh tentara teroris, jihadis, oleh Daesh untuk melawan Prancis.”

Komunitas hacker Anonymous juga menggunakan istilah ‘Daesh’ ketika bersumpah untuk ‘menyerang’ ISIS lewat sebuah video di Youtube yang diunggah kemarin.

Mungkin diantara kita belum pernah mendengar istilah ‘Daesh’ ini sebelumnya. Tetapi dengan meningkatnya serangan dan ancaman dari ISIS, kita mungkin akan sering mendengar istilah tersebut.

Kata Daesh (داعش) sebenarnya merupakan singkatan untuk frasa Bahasa Arab ad-Daulah al-Islamiyah al-Iraq al-Sham atau Islamic State of Iraq and Syria.

Pada dasarnya, itu adalah sebutan lain untuk ISIS, Namun rupanya kata Daesh itu sendiri sangat dibenci oleh kelompok tersebut.

Kenapa bisa begitu? Karena kata Daesh mirip bunyinya dengan kata Arab ‘Daes’, yang berarti ‘orang yang menginjak sesuatu di bawah kaki’ dan juga mirip kata ‘Dahes’ yang artinya adalah ‘orang yang suka menabur perselisihan’.

Istilah Daesh tersebut juga pernah dikemukakan oleh Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Januari 2015 lalu ia mengumumkan bahwa ia akan menyebut kelompok ISIS itu dengan nama Daesh.

“Aku tahu, Daesh sangat benci dengan istilah itu, dan apa yang tidak mereka suka itu tertarik buat saya.”

Sepertinya para pemimpin dunia lainnya juga mengikuti langkah PM Australia. Dengan Presiden Prancis Francois Hollande dan Sekretaris Negara Amerika Serikat John Kerry juga kerap menggunakan istilah tersebut.

Baca Juga:

Seperti dilansir dari BBC, Baru-baru ini ISIS dilaporkan akan ‘memotong lidah’ siapa saja yang menggunakan istilah itu jika mereka mendengarnya, Bahkan bagi pengikut kelompok ISIS sendiri.
Loading...