Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Imam Masjid Meninggal Seusai Salam Kedua

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Imam Masjid Meninggal Seusai Salam Kedua

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Imam Masjid Meninggal Seusai Salam Kedua



Imam Sholat Zuhur meninggal seusai salam kedua.  


Kejadian itu terekam kamera CCTV masjid. 


Dalam sekejap, video itu viral. 


Dalam tayangan video CCTV terlihat sejumlah orang baru saja selesai melaksanakan sholat. 


Seperti biasa, usai sholat imam dan beberapa jemaah belum beranjak untuk berdoa. 


Dari gelagatnya tampak tak ada yang aneh. 


Sang imam yang juga seorang muadzin masjid tersebut pun tampak khusyu’ berdoa.


Namun, beberapa saat kemudian imam tersebut tiba-tiba ambruk ke belakang. 


Melihat hal itu, jemaah lain pun tampak kaget dan langsung membantunya. 


Dalam keterangan video, peristiwa tersebut terjadi di Batam, Kepulauan Riau. 


Tepatnya, muadzin tersebut wafat di Masjid Al Muttaqin Bengkong Harapan 2, Batam, Senin (1/2/2021). 


Pria yang meninggal dunia setelah mengimami sholat dhuhur itu adalah seorang muadzin. 


Ia kerap kali menjadi muadzin di Masjid Al Muttaqin Bengkong Harapan 2 di Batam tersebut. 


Namun, sampai berita ini dimuat, belum diketahui pasti identitas muadzin yang meninggal setelah mengimami sholat tersebut. 


Karena video CCTV tersebar di media sosial kini menjadi viral. 


Warganet membanjiri kolom komentar di unggahan video viral tersebut. 


Banyak warganet yang mendoakan muadzin meninggal dunia setelah mengimami sholat dhuhur itu husnul khotimah.


Kejadian Serupa 


Pembimbing Roger Danuarta Ustadz Insan Mokoginta Wafat Ketika Sholat 


Beberapa waktu lalu, kejadian serupa juga pernah terjadi pada Ustadz Insan Mokoginta. 


Ustadz Insan Mokoginta pembimbing Roger Danuarta itu juga meninggal dunia ketika sholat. 


Diketahui Dai sekaligus kristolog tersebut meninggal dunia pada Kamis (20/8/2020) malam Jumat. 


Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjabar.id, Ustadz Insan Mokoginta meninggal di Rumah Sakit Eka Hospital, BSD, Serpong, Tanggerang Selatan. 


Diketahui, pembimbing Roger Danuarta meninggal dalam keadaan duduk ketika sholat. 


Hal ini sebagaimana diungkapkan Firman Damopolii lewat Twitternya. 


"Bada sholat Maghrib beliau masih dalam keadaan duduk beliau jatuh pingsan dan sempat dilarikan ke rumah sakit.." 


"Masyaa Allah takdir Allah begitu dekatnya. Innalillahi wainna illaihi rojiun," tulis @firmandamopoli.


Tak hanya itu, detik-detik Ustadz Insan Mokoginta jatuh dan pingsan ketika sholat terekam video. 


Rupanya saat itu, Ustadz Insan tengah mengisi acara di Rumah Tahfidz di kawasan BSD, Serpong, Tanggerang Selatan. 


Setelah sholat magrib beliau melanjutkannya dengan berdzikir. 


Kemudian ia beranjak melanjutkan sholat sunnah bakdiyah magrib. 


Namun, belum selesai mengucap salam tubuh Ustadz Insan tiba-tiba lemas dan ambruk pingsan. 


Ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit Eka Hospital. 


Sosok Ustadz Insan Mokoginta 


Dua tahun lalu, Ustadz Insan Mokoginta adalah sosok yang membimbing Roger Danuarta menjadi seorang mualaf. 


Ustadz Insan Mokoginta menuntun Roger membaca kalimat syahadat. 


Dikutip dari laman gomuslim.co.id, Ustadz Insan lahir di Kotamobagu Manado 8 September 1949.


Ia lahir dari seorang ibu muslim dan ayahnya non muslim. 


Karena lingkungannya, ia juga pernah memeluk agama Katolik. 


Namun setelah dewasa ia memutuskan memilih sendiri agama yang ia yakini. 


Ia memeluk bergama Islam sejak 1980 di Masjdi Al Muqarabin Muhammad Hafidz di Kelapa Dua Cimanggis Depok. 


Setelah mendalami Islam, beliau mulai terjun di dunia dakwah. 


Karena sempat memeluk agama Katolik, ia memulai kariernya sebagai kristolog. 


Ia menulis buku kristologi hingga tersebar di baca oleh umat di Indonesia. 


Tak hanya itu, langkah nyata juga ia lakukan hingga ke luar negeri. 


Ustadz Insan mendirikan perpustakaan Birrul Walidain di Hongkong. 

Next article Next Post
Previous article Previous Post