Bully Jenazah Korban Sriwijaya Air, Harzo Akhirnya Dicokok Polisi

Bully Jenazah Korban Sriwijaya Air, Harzo Akhirnya Dicokok Polisi

Bully Jenazah Korban Sriwijaya Air, Harzo Akhirnya Dicokok Polisi





Seorang pria bernama Harzo berurusan dengan pihak kepolisian dari Polres Ketapang, gara-gara membully jenazah korban Sriwijaya Air SJ 182.


Ia menulis guyonan terkait musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air Sj 182 di akun Facebook-nya. 


Pada Selasa malam (11/1/2021), Harzo yang merupakan warga Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang itu menjalani pemeriksaan selama beberapa jam.


Di Facebook, Harzo mengunggah foto pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang sudah diberi tulisan 'Turut Berduka Cita'.        


Namun yang jadi sorotan hingga ia diciduk polisi, pada caption-nya ia menulis, 


"Semoga arwahnya ketemu same sponsbob dkk", dengan dua emoticon tertawa.


Tak lama usai mengunggah foto itu, ia pun ditangkap polisi dan diperiksa. Dalam videonya saat diperiksa di kantor polisi, Harzo tampak dihukum push-up.


"Terus push-up. Kan badanmu besar," kata seorang pria yang diduga polisi.


"Masa gak ada empatinya sama orang. Kau kira mainan itu? Salah gak menurut kamu? Kau, orang tengah berduka kau jadikan bahan candaan. Itu kalau orang tuamu yang mengalami tragedi seperti itu. Orang ngejek, sakit hati gak?" kata pria itu lagi.


"Bermedsos boleh, tidak dilarang, tapi ada koridor rambu-rambunya yang harus kita patuhi. Jangan menghina orang, jangan menyakiti orang," tambah pria itu.


Harzo Akhirnya Dicokok Polisi


Kepolisian Resor Ketapang Polda Kalimantan Barat memeriksa seorang warga atas laporan keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182, Selasa 11 Januari malam. Dia adalah pemilik akun media social bernama Harzo, yang beralamat di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang.


"Awalnya saya dapat informasi terkait postingan itu dari teman di grup pemadam kebakaran. Informasinya adalah rekaman layar postingan pelaku, hal ini membuat hati kami sekeluarga terluka, jadi kami melakukan upaya pencarian melalui teman-teman di Ketapang," ujar Ahmad Kamalludin, salah satu keluarga korban kcelakaan pesawat Sriwijaya Air atas nama Andi Syifa Kamila.


Dia mengatakan, pihak keluarga sangat tersinggung dengan apa yang dituliskan pelaku lantas memberitahukan hal tersebut kepada pihak kepolisian. 


Ahmad yang juga sepupu korban ini mengaku telah mengetahui penangkapan dan pemeriksaan pelaku di Polres Ketapang.


"Kami sudah tahu pelaku diamankan di Polres Ketapang, namun kami masih berkoordinasi dengan rekan aparat di Polda, apakah perlu atau tidak pihak keluarga membuat laporan resmi untuk menjerat pelaku, agar ada efek jera bagi kita semua, untuk menjaga kata-kata di sosial media," ujarnya.


Ahmad berpesan bahwa tindakan ini harus jadi pelajaran bagi seluruh warga Indonesia untuk dapat menjaga etika dalam bersosial media.


Harzo belum lama ini mengunggah sebuah postingan di media social miliknya berupa gambar ucapan duka terhadap jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Namun, dia mengimbuhkan keterangan tambahan di dalam postingannya dengan menuliskan, "semoga arwahnya ketemu same sponsbob dkk" (red) dengan tambahan emoticon tertawa.

Next article Next Post
Previous article Previous Post