Zaman Edan! Mimpi Bertemu Nabi Dilaporkan ke Polisi, DPR Sampai Geleng-geleng Kepala

Zaman Edan! Mimpi Bertemu Nabi Dilaporkan ke Polisi, DPR Sampai Geleng-geleng Kepala

 

Zaman Edan! Mimpi Bertemu Nabi Dilaporkan ke Polisi, DPR Sampai Geleng-geleng Kepala


Kasus 'aneh' yang mendera Haikal Hassan mendapat perhatian khusus dari Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. 


Sahroni mengaku sampai geleng-geleng kepala menanggapi kasus ini.  


"Laporan mengenai mimpi ini terlalu mengada-ada dan semestinya polisi lebih bijak dalam memprosesnya," ujar Ahmad Sahroni di Jakarta, Senin, 28 Desember 2020.       


Sahroni mengatakan harusnya polisi bijak dalam menerima dan mem-follow up laporan. 


Apabila sudah sangat mengada-ada harusnya dihentikan. 


"Polisi seharusnya memakai energinya untuk kerjaan yang lain, kan ini mau Tahun Baru, banyak yang harus dikerjakan," ujar Sahroni.    


Dia mengatakan, akan lebih baik jika polisi tidak memproses laporan, melakukan pemeriksaan yang tidak masuk akal. Seperti meminta bukti dari mimpi bertemu Rasulullah. 


"Ya mending nggak usah di-follow up daripada akhirnya jadi melakukan proses-proses yang nggak masuk akal, kayak minta bukti. Kan semua orang bebas bermimpi dan mengungkapkan mimpinya," kata Sahroni. 


Dia mengingatkan kepada polisi sebagai mitra kerjanya, semua orang berhak bermimpi apa pun dan bertemu siapa pun. 


Karenanya, pernyataan-pernyataan seperti ini seharusnya tidak diperpanjang para penegak hukum.     


"Semua orang bisa bermimpi ketemu siapapun atau jadi apapun. Kalau ada seseorang bilang dia bulan depan bermimpi akan jadi Presiden, masa harus kena pasal makar?. Mimpi itu hak orang, nggak boleh dikriminalisasi," ucapnya.   

Next article Next Post
Previous article Previous Post